Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Gresini Racing MotoGP Enea Bastianini sukses meraih kemenangan ketiga di MotoGP setelah menjadi yang tercepat pada balapan Grand Prix (GP) Prancis di di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (15/5) dan hasil tersebut membuat persaingan di klasemen lebih ketat.
Atas kemenangan tersebut, pembalap yang disponsori Federal Oil itu berada diposisi tiga dengan raihan 94 poin atau terpaut delapan poin dengan dengan pemuncak klasemen sementara MotoGP Fabio Quartararo dari tim Monster Yamaha dengan 102 poin.
“Saya senang dengan hasil balapan kali ini, karena mengawali pekan balapan ini sangat membingungkan bahkan sempat terjatuh beberapa kali. Tapi di balapan semua berjalan mulus, melihat semua pembalap sudah begitu dekat dan harus sabar berada di belakang,” kata Bastianini dalam keterangan resminya.
Pebalap yang menggunakan nomor 23 di motor Ducati Desmosedici GP21 ini menambahkan, jika pada balapan di Prancis ini dirinya berusaha tampil maksimal sejak awal dan memanfaatkan kesempatan untuk menyalip.
"Begitu ada kesempatan dimanfaatkan untuk menyalip. Akhirnya bisa memenangkan balapan ini, penghargaan buat tim yang telah bekerja keras mempersiapkan motor terbaik.” katanya pebalap asal Italia itu.
Selain mampu menyodok ke papan atas, apa yang raih Enea Bastianini juga membikin bangga Indonesia karena banyak pendukung dari Tanah Air. Selain Federal Oil ada juga Wonderful Indonesia.
Baca juga: Bastianini Raih Kemenangan di MotoGP Prancis
"Hasil balapan luar biasa bagi Enea Bastianini yang mampu meraih kemenangan ketiga dan Fabio Di Giannantonio meraih poin perdana di musim perdana MotoGP. Raihan kali ini tentu saja bikin bangga Indonesia," kata Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Sri Adinegara dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Sri Adinegara berharap hasil di GP Prancis bisa menjadi modal untuk menghadapi balapan di Sirkuit Mugello Italia akhir bulan ini dan kembali bikin bangga Indonesia.
Sementara itu, rekan satu tim Enea, Fabio Di Giannantonio mengaku bangga dengan sukses meraih poin perdana pada balapan paling bergengsi di dunia setelah finis ke-13 di GP Prancis dan berhak mendapatkan tiga poin.
"Akhirnya, balapan yang sesungguhnya. Kami berjuang dari awal hingga akhir dan sekarang kami memulai bertarung di MotoGP. Sayang sekali untuk masalah kecil di lengan kanan saya, yang membuat tidak memiliki kekuatan penuh di persendian untuk seluruh balapan. Tapi kami melakukannya dengan baik: menyalip banyak pebalap, jadi saya kembali ke Italia dengan suasana hati yang bahagia,” kata pebalap yang akrab dipanggil Diggia itu.(Ant/OL-4)
Enea Bastianini memulai balapan dari posisi start kelima musim ini, sebelum akhirnya mampu mengamankan finis lima besar di balapan kandang tim KTM.
Bastianini dan Vinales adalah rekrutan baru keluarga KTM, tetapi mereka membawa banyak pengalaman, pengetahuan, dan potensi ke dalam tim.
Enea Bastianini terjatuh di tikungan pertama lap 21, tepat setelah ia mencatatkan lap tercepat dengan 1 menit 30,539 detik.
ENEA Bastianini memenangi Grand Prix Emilia-Romagna di Sirkuit Misano, Italia, Minggu (22/9).
Bastianini mengincar kemenangan keduanya musim ini untuk terus meramaikan persaingan juara bersama Martin dan Bagnaia.
Kemenangan ini membuat Enea Bastianini merajai GP Inggris tahun ini setelah sehari sebelumnya memenangi Sprint Race.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved