Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANCESCO Bagnaia, yang tampil dominan di GP Spanyol, Jerez, dua pekan lalu, ingin melanjutkan momentum positif tersebut ke Le Mans, Prancis, akhir pekan ini.
Setelah meraih kemenangan pertamanya musim ini, pembalap Italia itu akan berharap memangkas defisit 33 poin dari Fabio Quartararo, yang memegang kendali klasemen pembalap setelah enam balapan.
"Libur pekan ini benar-benar membantu saya memulihkan diri dan mengistirahatkan bahu saya setelah dua Grand Prix beruntun di Portimao dan Jerez," kata Bagnaia dikutip laman resmi tim, Rabu (11/5).
Baca juga: Aprilia Racing, Penantang Baru untuk Gelar Juara MotoGP
"Kami tiba di Prancis, ke lintasan yang secara umum saya sangat sukai, dan di mana saya sangat menikmati membalap di sana. Tapi, ini pastinya bukan trek yang mudah juga, kami sedikit kewalahan saat balapan kering tahun lalu."
"Dibandingkan tahun lalu, cuaca seharusnya lebih baik tahun ini. Diprediksi tidak hujan dan suhunya juga lebih tinggi."
"Tujuan kami adalah meneruskan tugas yang sangat baik yang dirampungkan di Jerez dan menjadi kompetitif serta cepat di Prancis," lanjutnya.
Sirkuit Bugatti di wilayah Sarthe itu rutin menggelar balapan sejak masuk kembali ke kalender MotoGP pada 2000.
Di sana, Ducati telah mencetak sebelas podium sejauh ini, termasuk dua kemenangan.
Pabrikan Borgo Panigale itu juga telah memenangi dua balapan terakhir GP Prancis yaitu pada 2020 saat Danilo Petrucci meraih kemenangan spektakuler di balapan basah dan Jack Miller yang mengatasi balapan flag-to-flag yang terganggu hujan tahun lalu. (Ant/OL-1)
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Fermin Aldeguer tampil impresif dalam kondisi lintasan basah dan mengamankan finis ketiga di belakang Johann Zarco dan Marc Marquez di GP Prancis.
Lebih dari 311.000 penonton memadati Sirkuit Le Mans untuk menyaksikan Moto Gp Prancis dan menjadikannya sebagai tontonan paling ramai dalam sejarah MotoGP.
Banyak sejarah yang diukir Johann Zarco saat meraih kemenangan di MotoGP Prancis 2025 yang digelar di Sirkuit Le Mans pada Minggu (11/5).
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez terus mempertahankan posisinya di puncak klasemen Moto GP 2025 setelah finis di posisi kedua pada GP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans.
Johann Zarco mencetak sejarah dengan meraih kemenangan pertamanya di MotoGP Prancis, Minggu (11/5), di Sirkuit Le Mans.
Marc Marquez tampil impresif dengan menyalip Fabio Quartararo di Lap 4 dan meraih kemenangan di MotoGP Prancis, sementara Francesco Bagnaia kembali gagal finis akibat kecelakaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved