Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GELARAN Grand Prix Prancis 2025 mencetak sejarah baru dalam dunia MotoGP dengan mencatat rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu seri sepanjang akhir pekan balapan. Lebih dari 311.000 penonton memadati Sirkuit Le Mans untuk menyaksikan MotoGP Prancis dan menjadikannya sebagai tontonan paling ramai dalam sejarah MotoGP.
Selama hari Kamis dan Jumat, sebanyak 94.757 penonton hadir menyaksikan sesi latihan dan persiapan balapan. Suasana semakin meriah pada Sabtu ketika 96.637 penonton memadati tribun untuk melihat Fabio Quartararo merebut pole position.
Puncak antusiasme terjadi pada sesi balapan utama Minggu, dengan 120.403 penonton menyaksikan langsung aksi Johann Zarco.
Sang pembalap tuan rumah menorehkan sejarah sebagai pembalap Prancis pertama yang menang di MotoGP Prancis 2025 di Le Mans sejak Pierre Monneret pada 1954.
Keputusan Zarco untuk tetap menggunakan ban basah di tengah kondisi lintasan yang berubah menjadi kunci keberhasilannya. Ia berhasil finis terdepan, mengungguli Marc Marquez dan Fermin Aldeguer yang menyusul di posisi kedua dan ketiga.
Popularitas GP Prancis memang terus menanjak. Setelah memecahkan rekor pada 2024 dengan 297.471 penonton, tahun ini jumlahnya kembali melonjak dengan tambahan lebih dari 14.000 penggemar.
Musim 2025 juga menunjukkan tren positif dalam hal kehadiran penonton di sejumlah seri. Grand Prix Thailand mencatat 224.634 penonton diikuti Grand Prix Spanyol dengan 224.420. Dari enam balapan yang sudah digelar musim ini, empat di antaranya telah melampaui angka 200.000 penonton.
Hal itu dianggap indikator kuat antusiasme terhadap MotoGP terus tumbuh. Sementara itu, data resmi dari GP Amerika baru akan diumumkan di akhir musim. (H-3)
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved