Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, sukses melenggang ke perempat final Korea Masters 2022.
Tepatnya, setelah mengalahkan pasangan Tiongkok Ren Xiang Yu/Tan Qiang melalui pertarungan rubber game dengan 17-21, 26-24, 22-20.
Juara All England 2022 itu akan menghadapi wakil Jepang Hiroki Okamura/Masayuki Onodera di perempat final besok.
Pertandingan itu berjalan ketat hingga berjalan 1 jam 7 menit. Setelah kehilangan gim pertama, mereka bangkit dan merebut dua gim berikutnya lewat perjuangan ekstra.
Baca juga: Gagal Juara Korea Terbuka, Jonatan Christie Tetap Bersyukur
Bagas/Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Korea Masters 2022. Pada hari yang sama, pasangan ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari lebih dulu angkat koper dari Korea Masters 2022.
Pasangan tersebut kalah dari pasangan Tiongkok non-unggulan, yakni Ou Xuan Yi/Huang Ya Qiong. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 13-21, 18-21.(OL-11)
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters karena terkendala visa.
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Langkah pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025. Ia kalah dari unggulan pertama asal Taiwan, Chiu Pin-Chian.
Raymond menilai kemenangan diraih berkat permainan agresif yang tetap disertai kesabaran.
Dhinda sempat mengalami kram paha namun tetap berusaha menyelesaikan pertandingan perempat final.
Kemenangan terasa spesial bagi Dhinda tersebut karena menjadi pembuktian di ajang yang lebih bergengsi.
Jorji, sapaan Gregoria Mariska, menang lawan wakil Korea Selatan, Sim Yu Jin dengan skor 18-21, 21-17, dan 21-19 di Kumamoto Prefectural Gymnasium.
Putri dalam beberapa turnamen belakangan ini mencatatkan tren yang cukup positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved