Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung mengaku bersyukur karena bisa lolos hingga babak final Jepang Masters 2024.
Jorji, sapaan Gregoria Mariska, menang lawan wakil Korea Selatan, Sim Yu Jin dengan skor 18-21, 21-17, dan 21-19 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Sabtu (16/15).
Jorji memuji penampilan lawan dalam turnamen Jepang Masters 2024. Menurutnya, Sim Yu Jin mampu tampil dengan permainan menekan.
"Dia berhasil memberikan tekanan yang lebih besar kepada saya dibandingkan pertemuan terakhir di Piala Uber," kata Jorji dalam keterangannya, Sabtu (16/11).
Ia mengaku sulit menemukan ritme permainan di gim pertama, sehingga Sim Yu Jin mampu meraih kemenangan.
"Lalu di gim kedua sudah mulai bisa menguasai keadaan. Di gim ketiga saya merasa kelelahan, terlihat di reli-reli akurasi saya tidak cukup bagus. Sim Yu Jin juga ada di semangat yang tinggi, tidak menyerah untuk mencoba mengejar ketertinggalan," sebutnya.
Atas kemenangan itu, Jojri pun mengaku sangat bersyukur dan tidak mengira akan ke final Jepang Masters 2024.
"Puji Tuhan, Tuhan masih baik kepada saya, masih memberikan ketenangan di poin terakhir. Dan bisa final, senang sekali," beber Jorji. (H-2)
Ester tampil tenang dan dominan saat menghadapi tunggal ketiga Tailan, Pornoicha Choeikeewong untuk menang 21-13 dan 21-16 dan membawa Indonesia ke semifinal BATC 2026.
Tampil di partai pemungkas, Ester Nurumi memastikan dominasi Indonesia setelah mengalahkan Wong Yi lewat permainan dua gim langsung, 21-17 dan 21-14.
Cedera retak tulang kering pada kaki kanan yang dialaminya memaksa Ester Nurumi absen dari berbagai turnamen kompetitif sejak terakhir kali berlaga di Taipei Terbuka pada Mei 2025.
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Langkah pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025. Ia kalah dari unggulan pertama asal Taiwan, Chiu Pin-Chian.
Raymond menilai kemenangan diraih berkat permainan agresif yang tetap disertai kesabaran.
Dhinda sempat mengalami kram paha namun tetap berusaha menyelesaikan pertandingan perempat final.
Kemenangan terasa spesial bagi Dhinda tersebut karena menjadi pembuktian di ajang yang lebih bergengsi.
Putri dalam beberapa turnamen belakangan ini mencatatkan tren yang cukup positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved