Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pembalap MotoGP mengaku kesulitan selama mengikuti ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika pada Minggu (20/3).
Pasalnya, balapan yang dimulai pukul 16.00 WITA itu digelar dalam kondisi sirkuit yang basah. Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, dilanda hujan deras pada hari ini.
Pol Espargaro menjadi salah satu pembalap yang mengeluhkan cuaca buruk tersebut. Rider Repsol Honda itu mengungkapkan bahwa dirinya sulit melihat apapun, kecuali lampu belakang pembalap lain yang ada di depannya.
Baca juga: Miguel Oliveira Juara MotoGP Indonesia
Adapun Espargaro finis di posisi ke-9. "Ini mimpi buruk. Semua hal pada akhir pekan ini tidak ada yang benar," keluh Espargaro.
Selain soal terganggunya jarak pandang, Espargaro juga kesal karena tidak mendapat hasil yang sama dengan tes pramusim di Sirkuit Mandalika pada awal bulan lalu.
"Bagi kami tes pramusim seperti buang waktu dan uang," imbuhnya.
Baca juga: Sempat Jagokan Marquez, Jokowi Berpaling ke Quartararo
Pembalap lain yang juga bernasib sama ialah rider Monster Yamaha Energy Franco Morbidell, yang finis pada posisi ke-7. Dia hanya bisa mengikuti pembalap di depannya, yang bahkan tidak diketahui identitasnya.
Menurut Morbidelli, dia sempat mengikuti pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia. Namun, setelah mengecek daftar pembalap yang mampu melewati garis finis, pembalap yang dilihat di depannya ialah Joan Mir dari Suzuki Ecstar.(OL-11)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved