Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG gelaran Moto-GP di Pertamina Mandalika Internasional Sirkuit, Lombok, NTB, akhir pekan depan, Juara Moto-GP 6 kali Marc Marquez percaya diri RC213V akan tampil gemilang.
Marquez menilai tunggangannya musim ini jauh berbeda jika dibandingkan musim sebelumnya, terlebih RC213V juga telah membuktikan dengan tampil kompetitif dalam tes pramusim Februari lalu di Mandalika.
"Ini benar-benar berbeda (Motor), tetapi tanpa ragu, kami akan terus bekerja untuk beradaptasi. Ini tantangan baru," tutur Marquez dikutip dari Crash, Minggu (13/3).
Seperti diketahui pada tes pramusim bulan Februari lalu, RC213V tampil impresif lewat pembalap Repsol Honda Pol Espargaro dengan meraih lap tercepat pada tes hari pertama dan ketiga.
Baca juga: Verstappen Lebih Fokus pada Pengguna Ban untuk GP Bahrain
Lebih lanjut, Marquez juga mengatakan Sirkuit Mandalika merupakan tempat yang cocok untuk dirinya lebih memahami tunggangannya.
"Kami menemukan hal berbeda dengan motor baru ini, dan sejak saya memulai tes pertama kami meningkat, terutama di Mandalika," sebut Marquez.
"Mandalika akan lebih baik. Lebih baik dalam hal hasil saya tidak tahu, tetapi akan lebih mudah untuk memahami hal-hal, karena Anda dapat bekerja di sesi pagi dan sore," terangnya.
Jika berkaca pada seri balapan pembuka di Qatar akhir pekan lalu, Marquez tampil cukup gemilang di mana dia finis di P5 dengan catatan waktu 42 menit 17 detik dalam 22 laps.
Saat ditanya terkait apakah dirinya memiliki tekanan untuk Moto-GP 2022, terlebih dia sempat absen cukup lama pada 2020 lalu akibat cedera lengan tangan kanannya dan juga sempat mengalami masalah pada pengelihatannya pada 2021 lalu. Marquez menyatakan tekanan itu selalu ada.
"Tekanan selalu ada karena tujuan saya adalah berjuang untuk Kejuaraan Dunia. Saya pikir konsistensi akan menjadi kunci tahun ini," tukasnya. (Rif/Crash/OL-09)
JUARA dunia delapan kali Marc Marquez masih berambisi dalam perebutan gelar juara dunia Moto-GP pada musim 2025.
Kabar berpisahnya Repsol dengan Honda mencuat setelah GP San Marino pada Minggu (8/9) di mana tidak ada Repsol Honda di grid.
Luca Marini gagal melakukan peningkatan besar di atas RC213V yang kurang kompetitif dibandingkan dengan para rivalnya.
Setelah tiga musim bersama Ducati, Luca Marini akan mengendarai RC213V dan memulai proses untuk membawa Honda kembali ke puncak klasemen.
LUCA Marini memuji Honda yang telah mengembangkan motor dengan mempertimbangkan masukan darinya. Tetapi ia memperingatkan bahwa Ducati masih jauh dari harapan.
PEMBALAP Marc Marquez mengakui masih melakukan adaptasi dengan motornya dan para staf di Gresini Ducati.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved