Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memastikan 11 wakil Indonesia batal tampil di dua turnamen Eropa, yakni Jerman Terbuka dan All England 2022.
Sebelumnya, PP PBSI telah merilis daftar wakil Indonesia yang akan berpartisipasi di Jerman Terbuka yang dijadwalkan bergulir pada 8-14 Maret dan All England 2022 pada 16-20 Maret mendatang.
Dalam daftar atlet yang dikeluarkan saat itu, Indonesia rencananya menurunkan 20 wakil untuk Jerman Terbuka 2022, lalu ada 22 wakil untuk All England. Seiring berjalannya waktu jumlah pun berkurang, kini Indonesia hanya akan menurunkan 10 wakil di Jerman Terbuka dan 13 wakil di All England 2022.
Baca juga: Tim Putri Juarai BATC, PBSI Sebut Regenerasi Berjalan Baik
Terkait mundurnya 11 wakil Indonesia di dua turnamen Eropa, PP PBSI menjelaskan pihaknya terpaksa menarik beberapa pemain karena berbagai alasan. "Jadi pemain yang ditarik dari turnamen Jerman Terbuka dan All England ini punya alasan masing-masing," ujar Kabid Humas dan Media PP PBSI Broto Happy dalam keterangannya, Rabu (23/2).
"Ada yang masih di daftar tunggu dan sulit masuk ke main draw. Ada yang masih pemulihan cedera dan perihal kesiapan," imbuhnya.
Untuk tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo dan tunggal putri Putri Kusuma Wardani, lanjut dia, ditarik karena berada di daftar tunggu. Sedangkan di ganda putri, Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani dan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah ditarik karena Ribka dan Putri masih dalam tahap pemulihan dari cedera.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati batal tampil perihal kesiapan. Kasus berbeda terjadi di trio ganda putra, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich, Leo Rolly/Daniel Marthin dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul ditambah Gregoria Mariska (tunggal putri) akan absen di Jerman Terbuka.
Baca juga: Menpora : Verawaty Legenda Bulutangkis yang Menginspirasi
Pasalnya, mereka tidak memiliki waktu cukup untuk membuat visa. Mengingat, mereka baru kembali setelah mengikuti Kejuaraan Asia Beregu 2022 dan menjalani karantina. Namun, trio ganda putra Indonesia beserta Gregoria akan tetap turun di All England 2022.
"Jadi untuk pemain yang terdaftar di Jerman Terbuka tapi menjadi bagian dari tim Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2022, ditarik karena tidak terkejar waktunya untuk membuat visa. Mengingat mereka baru kembali ke Tanah Air, pada Senin (21/2) wajib menjalani karantina lebih dulu," papar Bronto.
Sementara keputusan pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menarik diri dari Jerman Terbuka, karena ingin berfokus ke All England 2022 dan Swiss Terbuka. "Ahsan/Hendra mundur karena ingin fokus di dua turnamen saja, All England dan Swiss Terbuka yang digelar setelahnya," tutupnya.(PBSI/OL-11)

Tunggal putri bulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani naik dua peringkat ke posisi tujuh dunia setelah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.
Putri KW menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menyumbang medali dengan meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.
Putri minimal sudah mengamankan medali perunggu.
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2025 setelah menyerah 14-21 dan 16-21 kepada pasangan Hong Kong Tang Chung Man/Tse Ying Suet.
Ganda campuran Indonesja Jafar/Felisha melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis usai mengelahkan pasangan Serbia Tomic/Vitman 21-19 dan 22-20.
Putri akan menghadapi Tomoka Miyazaki di babak kedua.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keputusan ini diambilPBSIĀ lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Selama durasi 25 detik tersebut, pemain diperbolehkan melakukan aktivitas mandiri seperti mengelap keringat, minum, hingga mengikat tali sepatu tanpa perlu meminta izin wasit.
Laga ini menjadi momen penting bagi Raymond/Joaquin yang menjalani debut mereka di turnamen level Super 1000.
Sejumlah bidang menyampaikan paparan laporan, antara lain Bidang Pembinaan Prestasi, Turnamen, Prestasi Daerah, Teknologi Informasi dan Riset Pengembangan.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, Jafar/Felisha kalah dua gim langsung 12-21, 17-21 dalam waktu 39 menit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved