Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Spanyol Roberto Bautita Agut akan berhadapan dengan juara bertahan Nikoloz Basilashvili di laga final Qatar Terbuka setelah kedua petenis menang di babak semifinal, Jumat (18/2). Ini merupakan laga ulangan dari final Qatar Terbuka tahun lalu.
Bautista Agut, yang merupakan unggulan kedua, membutuhkan waktu selama hampir 2,5 jam untuk mengalahkan petenis Rusia Karen Khachanov 2-6, 6-3, dan 7-5.
"Saya ingin memberikan pujian untuk Karen karena dia tampil luar biasa," ujar Bautista Agut, yang hanya kehilangan tiga gim kala mengalahkan Andy Murraydan Alejandro Davidovich Fokina.
Baca juga: Shapovalov Disingkirkan Rinderknech di Perempat Final Qatar Terbuka
"Saya dipaksa bekerja keras untuk membalikkan keadaan. Laga ini sangat berart," lanjut oetenis peringkat 16 dunia itu.
Adapun Basilashvili melaju ke final usai mengalahkan petenis Prancis Arthur Rinderknech 6-4 dan 6-2.
"Saya merasa luar biasa. Saya sangat senang bermain di Doha," pungkasnya. (AFP/OL-1)
CARLOS Alcaraz memastikan tiket semifinal Qatar Terbuka usai bangkit menundukkan Karen Khachanov, sementara Jannik Sinner harus angkat koper setelah dikalahkan Jakub Mensik
Jakub Mensik, yang kini berusia 20 tahun, tampil percaya diri untuk menyudahi perlawanan Jannik Sinner dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-3 di perempat final Qatar Terbuka.
Carlos Alcaraz memastikan tempat di semifinal Qatar Terbuka setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Karen Khachanov tiga set 6-7 (3-7), 6-4, dan 6-3.
Kemenangan dalam durasi 85 menit ini memperpanjang catatan impresif Jannik Sinner menjadi 50 kemenangan beruntun melawan petenis di luar peringkat 50 besar dunia.
Setelah sukses merengkuh gelar Australia Terbuka bulan lalu, Carlos Alcaraz kini mencatatkan rekor fantastis dengan 27 kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruangan.
Gelar Qatar Terbuka adalah gelar WTA 1.000 pertama bagi Karolina Muchova, sekaligus gelar keduanya di level tur sejak menjuarai Korea terbuka pada 2019 silam.
Hurkacz menjadi petenis pertama yang membukukan 1.000 servis aces dalam satu tahun sejak John Isner dan Reilly Opelka pada 2019.
Medvedev, yang mengincar gelar tingkat tur keduanya musim ini di ajang ATP 500, tertinggal 4-6 dari Djokovic itu dalam seri ATP Head2Head mereka.
Petenis unggulan kedua asal Yunani itu hanya butuh waktu 1,5 jam untuk mengalahkan Bonzi dalam turnamen pemanasan Wimbledon itu.
Medvedev menyerah 6-3 dan 6-2 dari Bautista Agut, yang sukses membalaskan dendam setelah dikalahkan petenis Rusia itu di perempat final Halle, pekan lalu.
Bautista Agut, yang merupakan unggulan kedua, tidak memberi ampun bagi Murray, yang kini berperingkat 87 dunia, dengan meraih kemenangan telak 6-0 dan 6-1.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved