Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia Novak Djokovic mendarat di Dubai, Senin (17/1), setelah dideportasi dari Australia karena status vaksinasi covid-19 yang membuat upayanya mencetak rekor Grand Slam ke-21 tertunda.
Ketika Australia Terbuka mulai berlangsung di Melbourne, juara bertahan putra itu turun dari pesawat Emirates dengan membawa dua tas dan mengenakan masker, sementara tujuan akhirnya belum diketahui.
Kedatangan Djokovic di Dubai menyusul pertempuran hukum yang berlarut-larut dan berisiko tinggi antara petenis Serbia yang tidak divaksin itu dengan pihak berwenang Australia.
Baca juga: Djokovic Tinggalkan Australia Usai Bandingnya Ditolak
Djokovic mengatakan 'dia sangat kecewa' setelah Pengadilan Federal Australia dengan suara bulat menguatkan pembatalan visanya dengan alasan ketertiban umum.
Bintang tenis itu naik pesawat dari bandara Tullmarine Melbourne ke Dubai, Minggu (16/1) malam, hanya beberapa jam selang putusan pengadilan, ditemani tim dan petugas.
Menurut laporan AFP, penerbangan Emirates K409 lepas landas pada pukul 22.51 waktu setempat, dan mendarat sebelum fajar di Dubai.
Dalam 11 hari terakhir, pemerintah Australia telah dua kali mencabut visa Djokovic dan menempatkannya di tahanan imigrasi -- dengan mengatakan kehadiran petenis yang tidak divaksin itu dapat memicu sentimen antivaksin di tengah gelombang pasang kasus covid-19 varian Omikron.
Dua kali pula bintang Serbia itu melawan keputusan di pengadilan, memenangi satu babak tetapi kalah dalam penentuan, Minggu (16/1).
Ketua Hakim Pengadilan Federal Australa James Allsop mengakhiri satu pekan drama hukum yang diikuti seluruh dunia.
"Perintah pengadilan adalah bahwa pengajuan aplikasi yang diubah ditolak dengan alasan," kata Allsop, dikutip dari AFP.
Dengan sedikit kesempatan untuk mengajukan banding, Djokovic mengaku permainannya sudah berakhir, dan dia tidak akan tampil di Melbourne Park pada tahun ini.
"Saya tidak bisa tinggal di Australia dan berpartisipasi di Australia Terbuka," kata Djokovic, menjelang turnamen yang telah dia dominasi selama satu dekade, memenangi rekor sembilan gelar.
"Saya harap kita semua sekarang bisa fokus pada pertandingan dan turnamen yang saya sukai," tambahnya. (Ant/OL-1)
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Australia Terbuka ke-13 kalinya secara beruntun, usai menaklukkan Victoria Mboko dan samai rekor Novak Djokovic.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Ia akan menghadapi Jannik Sinner atau Novak Djokovic pada Minggu (1/2) untuk memperebutkan trofi.
Langkah petenis berusia 38 tahun itu menuju semifinal Australia Terbuka tahun ini terbilang unik. Ia mendapatkan tiket empat besar setelah Lorenzo Musetti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved