Rabu 22 Desember 2021, 10:00 WIB

Terkait Insiden di GP Abu Dhabi, Latifi Diancam Dibunuh

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Terkait Insiden di GP Abu Dhabi, Latifi Diancam Dibunuh

AFP/ANDREJ ISAKOVIC
Pembalap Williams Nicholas Latifi

 

PEMBALAP Formula 1 dari tim Williams Nicholas Latifi, Selasa (2112), mengungkapkan dirinya mendapatkan ancaman akan dibunuh atas perannya dalam hasil kontroversial di balapan pamungkas musim, GP Abu Dhabi.

Pembalap Red Bull Max Verstappen melewati pembalap Mercedes Lewis Hamilton di lap terakhir balapan pada 12 Desember untuk meraih gelar Formula 1 pertamanya dan menganggalkan rivalnya memenangkan gelar juara dunia untuk kedelapan kalinya.

Hal itu terjadi setelah Latifi menabrak tembok saat balapan menyisakan lima lap sehingga safety car diturunkan. Hal itu membuat Verstappen bisa masuk lap untuk menggantiban sehingga dia bisa menyalip Hamilton saat balapan kembali bergulir.

Baca juga: Tidak Hadir di Penyerahan Gelar Formula 1, Hamilton Terancam Sanksi

Mercedes menarik gugatan mereka atas hasil balapan itu namun bos Mercedes Toto Wolff menuding Hamilton menjadi korban 'perampokan' gear juara dunianya.

Latifi mengaku dirinya menjadi sasaran kemarahan pascabalapan itu.

"melihat apa yang terjadi pada akhir pekan, saat bendera kotak-kotak dikibarkan, saya sudah menduga apa yang akan terjadi di media sosial," ungkap Latifi di laman daring pribadinya.

"Fakta bahwa saya merasa lebih baik jika saya menghapus akun Instagram dan Twitter di ponsel saya selama beberapa hari menunjukkan betapa kejamnya dunia daring."

"Kebencian, pelecehan, dan ancaman di media soial tidaklah mengejutkan bagi saya. Itu merupakan realitas di dunia tempat kita tinggal," lanjut pembalap berusia 26 tahun itu.

Meski begitu, Latifi mengaku terkejut dengan tingkat kemarahan, kebencian, dan bahkan ancaman pembunuhan yang diterimanya.

"Anda bebas memiliki opini. Namun, Anda tidak bisa menggunakan opini iut untuk memancing kebencian, pelecehan, dan ancaman, bukan hanya kepada ke saya namun juga kepada orang-orang yang dekat dengan saya," kata Latifi.

"Untungnya, saya cukup nyaman dengan diri saya sendiri dan saya telah hidup cukup lama di dunia untuk mengabaikan hal-hal semacam itu," pungkasnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

MI/RAMDANI

Formula E, Ajang Kampanye Kendaraan Ramah Lingkungan

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 19 Mei 2022, 20:36 WIB
Formula-E yang mengusung konsep sustainable merupakan salah satu kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya beralih...
Antara/Zabur Karuru

Indonesia Sisakan 9 Wakil di Perempat Final Bulu Tangkis SEA Games Vietnam

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 19 Mei 2022, 20:04 WIB
Di nomor tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo menjadi satu-satunya wakil yang melangkah ke babak perempat final, setelah menumbangkan...
Antara

Lolos Perempat Final, Apri/Fadia akan Hadapi Jongkolphan/Rawinda

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 19 Mei 2022, 19:25 WIB
Sebelumnya, pasangan ganda putri Indonesia itu berhasil mengalahkan wakil tuan rumah, yakni Do Thi Hoai/Dinh Thi Puong Hong, dalam SEA...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya