Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku hanya fokus mengumpulkan poin demi poin selama melakoni laga penyisihan Grup A Piala Thomas melawan Thailand, Senin (11/10) malam WIB.
Dalam pertarungan yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Fajar/Rian, yang kini berada di peringkat ketujuh dunia, memetik kemenangan straight game 21-9 dan 21-12 atas pasangan baru Thailand Natthapat Trinkajee/Tanupat Viriyangkura dalam waktu 30 menit.
Fajar/Rian tampil di partai keempat. Saat itu, kedudukan Indonesia tertinggal sementara 1-2 dari tim Negeri Gajah Putih tersebut.
Baca juga: Jonatan Christie Sebut Kalah dari Vitidsarn karena Kurang Sabar
"Saat main tadi, kami tidak memikirkan soal posisi Indonesia yang tertinggal 1-2 dari Thailand. Kami hanya berpikir ingin main bagus dan maksimal, mengeluarkan yang terbaik saja, bisa mengumpulkan poin demi poin," kata Rian dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima, Selasa (12/10) dini hari.
Fajar/Rian pun berjuang untuk terus bermain dengan kompak dan agresif selama pertandingan tersebut. Terbukti, lewat permainan cepat dan penuh variasi, Fajar/Rian mampu menyumbang angka kemenangan untuk Tim Merah Putih sekaligus mengimbangi Thailand 2-2.
"Tadi, kami mainnya enak sekali, lepas, santai, jadi bisa keluar semua pola permainan kami. Kami juga berusaha supaya tetap kompak," ujar Rian.
Sementara di mata Fajar, pasangan Thailand itu hanya bermain monoton. Mereka dinilai tidak banyak memiliki variasi serangan dan hanya mengandalkan power saja.
Dengan pola seperti itu, Fajar/Rian mengaku lebih nyaman meladeni permainan lawan.
"Kami lebih nyaman saat menghadapi lawan tadi. Serangan-serangan kami juga lebih bervariasi, tidak selalu keras dan kencang. Bahkan kadang bisa menyilang, chop, dan kami bisa mengerem shuttlecock lawan," pungkas Fajar.
Tim Thomas Indonesia menutup laga penyisihan tersebut dengan skor kemenangan 3-2 atas Thailand.
Selain Fajar/Rian, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito juga ikut menyumbang angka untuk Indonesia.
Sementara dua pemain tunggal putra, yakni Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie berakhir dengan kekalahan.
Setelah Thailand, Tim Thomas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Taiwan pada laga penyisihan terakhir Grup A, Rabu, 13 Oktober, pukul 13.30 WIB. (Ant/OL-1)
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
FAJAR Alfian menatap peluang meraih hasil lebih baik pada BWF World Tour Finals 2025 dengan pasangan barunya, Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters karena terkendala visa.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani mengakhiri perlawanan rekan senegaranya Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat 21-12 dan 21-13 di laga 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat akan menantang rekan senegara mereka, Sabar Gutama/Muhammad Reza Pahlevi di babak 16 besar Prancis Terbuka.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menumbangkan unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia dengan skor 21-17 dan 21-13 di babak 32 besar Denmark Terbuka.
PBSI akan menjajal kombinasi baru di sektor ganda putra dengan memasangkan Muhammad Rian Ardianto bersama dua pemain berbeda, yakni Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat.
Setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved