Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari terpukau dengan fasilitas olahraga yang dimiliki Papua. Pria yang karib disapa Okto ini mengatakan bakal berupaya membawa event olahraga level Asia atau Internasional ke “Bumi Cenderawasih”.
Okto memuji fasilitas infrastruktur yang dimiliki Papua saat ini. Ia percaya wajah baru Papua mampu menjadi magnet destinasi olahraga baru Indonesia di masa depan. Hal ini dikatakan Okto yang menghadiri langsung Upacra Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua serta meninjau langsung beberapa fasilitas olahraga di sana.
Baca juga: Curry Senang Wiggins Akhirnya Mau Divaksin Covid-19
“NOC Indonesia (KOI) memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI Joko Widodo yang concern terhadap perkembangan prestasi olahraga, khususnya di Papua. Fasilitas olahraga ini tak mungkin ada jika pemerintah pusat tak berperan aktif membangun. Kini, Papua telah bertransformasi menjadi provinsi yang telah memiliki fasilitas olahraga berstandar internasional dan semangat Pak Presiden harus kita jaga,” kata Okto, dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (5/10).
Fasilitas olahraga yang digunakan untuk penyelenggaraan PON Papua beberapa telah berstandar Internasional. Di antaranya, Stadion Utama Lukas Enembe yang telah mengantongi sertifikasi kelas 1 Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF), Arena Aquatic yang juga telah berstandar Federasi Akuatik Internasional (FINA), serta Arena Kriket yang sudah mendapat akreditasi dari Dewan Kriket Internasional (ICC).
Okto menilai dengan modal tersebut, Papua berpotensi menjadi jantung olahraga di Asia Pasifik. Dengan catatan, venue ini dapat terpelihara dengan baik setelah penyelenggaraan PON dan penggunaannya dioptimalkan dengan cara mengadakan turnamen level Asia atau pun dunia.
“Venue sudah ada, kini bagaimana caranya agar ini semua digunakan untuk menggelar event berstandar Internasional ke depannya, jadi tak sekadar tarkam semata,” kata Okto.
Untuk itu, lanjut Okto, Komite Olimpiade Indonesia akan berupaya membawa turnamen-turnamen internasional terselenggara di Papua agar nantinya “Bumi Cenderawasih” bisa melahirkan atlet-atlet hebat kelas Asia dan dunia.
“Komite Olimpiade Indonesia saat ini aktif menjemput bola ke International Federation, Dewan Olimpiade Asia (OCA), hingga Komite Olimpiade Internasional (IOC) dalam upaya diplomasi olahraga sehingga nantinya Indonesia ini tak sekadar jago kandang, tetapi juga harus bisa membuat event-event berstandar interansional. Kalau bisa, kita bawa kualifikasi Olimpiade ke Papua,” ujar Okto. (KOI/OL-6)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Kasus itu diduga melibatkan oknum pejabat-pejabat di lingkungan Pemprov Papua langsung maupun tidak langsung.
Meskipun sudah melakukan upaya hukum, proses persidangan masih berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.
Julita berharap agar penyelesaian kasus ini memiliki titik terang.
"Saya kira desertasi ini luar biasa untuk kebangkitan olahraga di Papua. Bahkan saya langsung tanyakan langkah konkretnya untuk ke depan."
utang Pemerintah kepada pihak ketiga yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah
Pesepak bola asal Merakuke, Papua, itu dikontrak selama tiga tahun dan menjadi pemain baru kelima Macan Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved