Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021. Sejumlah skenario pun telah dipersiapkan untuk menyukseskan agenda olahraga 4 tahunan tersebut.
“Dari awal pembukaan hingga berakhir kami (BMKG-red) akan support penuh penyelenggaraan PON. Kesuksesan penyelenggaraan PON otomatis menjadi kebanggan seluruh rakyat Indonesia,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/9).
Sejumlah skenario yang dipersiapkan, kata Dwikorita, di antaranya yaitu memperbaharui informasi cuaca publik Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika yang menjadi lokasi penyelenggaraan PON setiap 3 jam sekali. Informasi tersebut akan ditampilkan pada seluruh display yang berada di masing-masing venue dan sarana informasi lainnya seperti website dan aplikasi mobile PON.
Menurut dia, hal ini cukup krusial mengingat cuaca ekstrem dapat muncul sewaktu-waktu. Terlebih penyelenggaraan PON XX 2021 sendiri bertepatan dengan kalender musim penghujan Indonesia.
“Pemantauan cuaca dilakukan secara kontinyu dengan peringatan sedini mungkin. Dengan begitu, panitia penyelenggara dapat segera merespon dan mengantisipasi kondisi alam saat itu. Khususnya untuk cabang olahraga yang sensitif cuaca," sebutnya.
Skenario lainnya, BMKG akan menyediakan informasi cuaca maritim, di antaranya prakiraan cuaca perairan, prakiraan tinggi gelombang, dan informasi pasang surut air laut untuk mendukung penyelenggaraan cabang olahraga yang dilangsungkan di klaster Kota Jayapura.
Baca juga : Menkominfo Optimistis PON Papua Berlangsung Sukses
Sementara itu, Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V Jayapura, Cahyo Nugroho menjelaskan BMKG juga menyediakan informasi cuaca khusus untuk mendukung penyelenggaraan cabang olahraga dirgantara. Diantaranya, informasi prakiraan arah dan kecepatan angin lapisan 700 meter, 1.500 meter, dan 3.000 meter serta SDM pendukung yang akan memberi briefing kondisi cuaca kepada penyelenggara lomba.
“Untuk memaksimalkan informasi cuaca, kami juga memasang sejumlah peralatan pendukung di arena cabor paralayang, gantole, dan olahraga layar. Kinerja perangkat radar cuaca di Sentani, Merauke, dan Timika juga akan dimaksimalkan untuk mendukung cabor dirgantara,” terangnya.
Tidak hanya itu, lanjut Cahyo, BMKG memberikan layanan kalibrasi untuk peralayan yang dimiliki oleh penyelenggara PON tanpa dipungut biaya. BMKG juga menyediakan fasilitas ruangan untuk tim panitia pelaksana cabor paralayang sehubungan dengan dekatnya lokasi dengan kantor Balai Besar BMKG Wilayah V Jayapura.
“Panitia bisa memonitor pergerakan atlit paralayang melalui radar yang dipasang di panic room, mengingat area lintasannya sangat luas sehingga tidak memungkinkan dipantau secara visual mata. Ada alat yang dipasang pada paralayang sehingga bisa dimonitor perjalanan atlet,” pungkasnya.
Cahyo menyebut, informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG dapat menjadi rujukan bagi seluruh kontingen provinsi dalam menentukan strategi untuk mengoptimalkan hasil lomba atau pertandingan. (OL-7)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 2-5 Februari 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 2 Februari 2026. Waspada potensi hujan petir dan genangan di wilayah Jakarta Selatan dan Timur.
Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara
BMKG memprakirakan potensi cuaca signifikan di wilayah Indonesia, Minggu 1 Februari 2026, kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat
BBMKG Wilayah III Denpasar juga merilis level peringatan Siaga tehadap potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di wilayah Kabupaten Badung pada Minggu (1/2).
Peringatan dini banjir rob Jakarta Utara hari ini, 31 Januari 2026. BMKG sebut fase Bulan Purnama picu pasang maksimum di Muara Angke hingga Ancol.
Kasus itu diduga melibatkan oknum pejabat-pejabat di lingkungan Pemprov Papua langsung maupun tidak langsung.
Meskipun sudah melakukan upaya hukum, proses persidangan masih berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.
Julita berharap agar penyelesaian kasus ini memiliki titik terang.
"Saya kira desertasi ini luar biasa untuk kebangkitan olahraga di Papua. Bahkan saya langsung tanyakan langkah konkretnya untuk ke depan."
utang Pemerintah kepada pihak ketiga yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah
Pesepak bola asal Merakuke, Papua, itu dikontrak selama tiga tahun dan menjadi pemain baru kelima Macan Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved