Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Otomotif Internasional (FIA) akan melakukan investigasi terhadap insiden kecelakaan yang melibatkan dua penantang utama titel juara Formula 1, Max Verstappen dan Lewis Hamilton, di Grand Prix Italia, Monza.
Direktur balapan Michael Masi mengatakan kendati kecelakaan itu tergolong dalam kecepatan rendah, akan tetapi para pakar keselamatan FIA akan meninjaunya.
Insiden tabrakan itu membuat mobil Red Bull Verstappen terangkat dan mendarat di atas mobil Mercedes Hamilton, bahkan sisi dalam ban belakang mobilnya mengenai kepala Hamilton yang cukup beruntung terlindungi peranti halo.
Baca juga: Hamilton Mengaku Selamat Berkat Halo Pascakecelakaan di Monza
"Insiden yang berbeda, tidak harus berdaya G tinggi atau semacam itu, tapi yang tidak biasa, kami pasti meniliknya," kata Masi.
"Departemen keselamatan kami pasti melihat itu secara detail, menginvestigasi dan melihat apa yang bisa kami pelajari dan apa yang bisa ditingkatkan di masa depan. Itulah bagaimana kami memiliki banyak sekali fitur keselamatan yang kami miliki saat ini, dan akan terus berkembang di masa depan."
"Kami telah mengumpulkan semua datanya, jadi kami memiliki semua informasi dan akan digunakan semua oleh departemen keselamatan bersama dengan setiap foto dan semuanya yang kami miliki," lanjutnya.
Pengawas balapan (steward) menyalahkan pemuncak klasemen sementara Verstappen terkait insiden tersebut dan mengganjarnya dengan penalti mundur tiga posisi start untuk balapan selanjutnya di Rusia.
Sementara Hamilton cukup syok mendapati kepalanya terbentur ban namun bersyukur peranti titanium yang tersemat di atas kokpit mobilnya menyelamatkan nyawanya.
"Saya sangat, sangat bersyukur saya masih di sini. Saya merasa diberkati. Saya merasa seseorang menyelamatkan saya hari ini," kata Hamilton.
Bos tim Mercedes Toto Wolff mengatakan halo telah menyelamatkan nyawa Hamilton dan bos tim Red Bull Christian Horner sepakat bahwa peranti, yang wajib digunakan mulai 2018 kendati tidak sedikit yang menentang, telah memainkan perannya.
"Ini kecelakaan yang canggung dan Anda bisa lihat mobil Max menunggangi Mercedes itu. Saya rasa tanpa halo akan tidak ada proteksi dari beban dari ban yang menimpa Lewis itu," kata Horner.
"Saya rasa halo sekali lagi menunjukkan perannya di Formula 1," tambahnya.
Presiden FIA Jean Todt di Twitter menggunggah foto mobil Red Bull yang menimpa Mercedes itu dengan membubuhi komentar, "Lega ada halo di sana.".
Sejumlah pebalap F1 juga telah mengatakan peranti itu menyelamatkan nyawa mereka, termasuk pembalap Ferrari Charles Leclerc dan mantan pembalap Haas Romain Grosjean.
"Saya tidak suka dengan halo beberapa tahun lalu tapi saya rasa itu adalah hal terhebat yang dibawa ke Formula 1," kata Grosjean setelah peranti itu melindungi kepalanya ketika mobilnya menembus pagar pembatas dan terbakar di Bahrain, tahun lalu. (Ant/OL-1)
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen menutup musim F1 2025 dengan kemenangan dominan di GP Abu Dhabi. Namun gagal merebut gelar hanya dua poin dari Lando Norris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved