Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS asal Yunani Stefanos Tsitsipas mendapat kritik dari pemerintah negaranya karena bersikeras menolak vaksinasi untuk dirinya kecuali hal itu memang diwajibkan.
"Dia (Tsitsipas) tidak memiliki ilmu pengetahuan atau studi penelitian terkait yang memungkinkan menjadi dasar pemikiran dan opini dirinya soal penolakan (vaksinasi) seperti itu," kata juru bicara pemerintah Giannis Economou dalam pernyataan resmi
Tsitsipas yang saat ini tengah berkompetisi di ajang Cincinnati, AS Terbuka, mengungkapkan dirinya belum melakukan vaksinasi.
"Tidak ada yang mewajibkan vaksinasi. Suatu saat pasti saya harus melakukannya. Namun sejauh ini, hal itu tidak wajib. Jadi saya belum melakukannya (vaksinasi)," ungkap pemain unggulan ketiga dunia tersebut.
“Saya masih muda, usia saya 23 tahun. Bagi saya vaksinnya belum cukup teruji dan masih terbilang baru. Ada pula beberapa efek sampingnya," tutur Tsitsipas
"Beberapa rekan saya juga sudah di vaksinasi. Saya tidak menentang hal itu, saya hanya belum punya alasan untuk kelompok usia saya perlu divaksinasi," lanjutnya.
Baca juga: Tsitsipas Raih Tiket Semifinal di Turnamen Kanada Terbuka
Economou mengatakan Tsitsipas adalah atlet hebat, namun dengan pengaruhnya sekarang tentunya dirinya bisa mengajak orang lain menolak divaksinasi. Tentu pandangan seperti ini seharusnya lebih dipikirkan kembali oleh publik figur seperti Tsitsipas.
"Namun untuk menilai kebutuhan vaksinasi atau apakah vaksin telah diuji itu dinilai berhasil membutuhkan jangka waktu yang cukup panjang." tutur Economou.
Sementara itu, dalam sebuah wawancara dengan televisi publik Yunani pada Kamis (19/8) lalu, ayah sekaligus pelatih Tsitsipas, Apostolos, mendukung keputusan putranya.
"Atlet memiliki sistem kekebalan yang cukup kuat. Mereka juga membatasi diri pada kegiatan-kegiatan yang diharuskan saja. Tsitsipas juga berada dalam lingkungan protokol kesehatan yang terkendali dengan melakukan tes PCR dan tes antigen hampir setiap hari," jelas Apostolos.(AFP/OL-5)
Jakub Mensik, yang kini berusia 20 tahun, tampil percaya diri untuk menyudahi perlawanan Jannik Sinner dengan skor 7-6 (3), 2-6, dan 6-3 di perempat final Qatar Terbuka.
Carlos Alcaraz memastikan tempat di semifinal Qatar Terbuka setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Karen Khachanov tiga set 6-7 (3-7), 6-4, dan 6-3.
Kemenangan dalam durasi 85 menit ini memperpanjang catatan impresif Jannik Sinner menjadi 50 kemenangan beruntun melawan petenis di luar peringkat 50 besar dunia.
Setelah sukses merengkuh gelar Australia Terbuka bulan lalu, Carlos Alcaraz kini mencatatkan rekor fantastis dengan 27 kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruangan.
Petenis Filipina Alexandra Eala menumbangkan petenis veteran Rumania, Sorana Cirstea, di putaran ketiga Dubai Duty Free Tennis Championships, Kamis (19/2) WIB.
Janice Tjen, yang berduet dengan petenis Rep Ceko, Marie Bouzkova, menunjukkan mentalitas baja saat menghadapi pasangan Jiang Xinyu (Tiongkok) dan Ulrikke Eikeri (Norwegia).
Data yang dikumpulkan dari lebih dari 1,2 juta kehamilan, menunjukkan bahwa vaksinasi covid-19 memberikan manfaat bagi perempuan hamil.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI dan professor di Griffith University, Tjandra Yoga Aditama, menanggapi perihal melonjaknya kasus covid-19 di Asia Tenggara seperti Thailand.
Sebanyak lebih dari 7 juta lansia sudah menerima vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster hingga Minggu (7/1).
BIAYA vaksin covid-19 berbayar diatur di masing-masing fasilitas kesehatan. Kebijakan biaya mandiri vaksin covid-19 sama seperti aturan biaya vaksin influenza atau HPV.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved