Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI dan professor di Griffith University, Tjandra Yoga Aditama, menanggapi perihal lonjalan kasus covid-19 di Asia Tenggara seperti Thailand. Menurut Tjandra, setidaknya ada tujuh hal yang perlu menjadi perhatian.
Pertama, pemerintah harus terus meningkatkan surveilans epidemiologik dan genomik. Peningkatan surveilans epidemiologik bertujuan untuk mengetahui jumlah kasus dan kematian serta pasien di pelayanan kesehatan. Sementara surveilans genomik untuk mengetahui varian atau sub varian apa yang masih dan sedang beredar.
Kedua, perihal vaksinasi covid-19. Anjuran umum bagi kelompok risiko tinggi adalah untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 setahun sesudah vaksinasi terdahulu.
"Kita tampaknya belum ada data tentang varian/sub varian apa yang beredar di Indonesia yang secara jelas dihubungkan dengan ketersediaan vaksin di negara kita," kata Tjandra kepada Media Indonesia, Senin (2/6).
Ketiga, Indonesia perlu memantau dengan intensif pola perubahan epidemiologik negara tetangga dan juga negara-negara lain di dunia. Hal itu bisa dilakukan melalui kerja sama dengan negara ASEAN dan WHO.
Keempat, masyarakat perlu menyadari bahwa covid-19 memang masih ada. "Kasusnya masih ada di berbagai negara, termasuk negara kita juga. Jadi karena ada kasus maka tentu saja ada kemungkinan variasi peningkatan kasus dari waktu ke waktu," jelasnya.
Kelima, secara umum pada saat ini tidak diperlukan pembatasan kedatangan warga dari negara tetangga. Belum perlu juga pembatasan kunjungan WNI ke negara tetangga.
Keenam, masyarakat dianjurkan tetap menjaga dan menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS). "Ini akan meningkatkan daya tahan tubuh kita, baik menghadapi kemungkinan covid-19 ataupun penyakit dan masalah kesehatan lainnya," kata Tjandra.
"Ketujuh, secara umum kita dapat katakan bahwa peningkatan kasus covid-19 di beberapa negara tetangga perlu kita amati dengan cermat, tentu tidak perlu panik tetapi jelas harus waspada," pungkasnya. (H-3)
Covid-19 varian Nimbus merupakan keturunan dari varian omikron yang kini sudah ditemukan di Inggris, Tiongkok, Singapura, hingga Hong Kong.
KETUA Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof. Tjandra Yoga Aditama merekomendasikan lima langkah penanganan lonjakan kasus Covid-19.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga (MHoFW) India per 9 Juni 2025, tercatat kasus covid-19 aktif mencapai 6.133 kasus atau naik 378 kasus sejak kemarin.
KETUA Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menilai lonjakan kasus covid-19 saat ini harus menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
AKHIR Mei yang lalu peningkatan kasus covid-19 kembali terjadi di Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, Hongkong, dan Malaysia. Banyak negara juga mulai bersiap.
Tur tahap pertama akan dimulai pada Mei 2026 di Indonesia, kemudian lanjut ke Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
Thailand blokade pengiriman bahan bakar dan senjata ke Kamboja di tengah konflik perbatasan yang memanas, meski serangan Kamboja menurun.
KETEGANGAN berkepanjangan antara Kamboja dan Thailand pecah, menandai pertempuran terbesar antara dua negara bertetangga di Asia Tenggara tersebut dalam lebih dari sepuluh tahun.
Seorang pekerja bantuan di lokasi kejadian mengungkapkan jet militer mengebom rumah sakit umum Mrauk-U, mengonfirmasi 31 korban jiwa dan 68 korban luka.
Kendati belum ada laporan kerusakan struktural pada fasilitas pendidikan, penutupan ini mencerminkan tingginya risiko keamanan yang dihadapi warga dan pelajar di kawasan perbatasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved