Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA Putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu mempersembahkan medali emas Olimpiade untuk Indonesia, setelah merebut kemenangan 21-19, 21-15 atas pasangan Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan , Senin, (2/8).
Melakoni pertandingan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang. Greysia/Apriyani tampil luar biasa sepanjang pertandingan merebut kemenangan dalam durasi 57 menit.
Dengan keberhasilan tersebut, Greysia/Apriani sukses mencetak sejarah baru bagi bulu tangkis Indonesia, di mana pasangan peringkat lima dunia itu menjadi ganda putri Indonesia pertama yang merebut medali emas Olimpiade.
Dalam pertandingan Greysia/Apriyani mengawali permainan dengan kuat, yang mana mereka unggul 7-3, sempat mendapatkan perlawanan dari pasangan Tiongkok yang berhasil mempersempit ketertinggalan menjadi 5-8, Greysia/Apriyani berjuang keras mengumpulkan poin demi poin untuk tetap unggul 11-8 sebelum jeda.
Baca juga : Cetak Sejarah, Barshim dan Tamberi Berbagi Medali Emas Lompat Tinggi Olimpiade
Usai jeda, pertandingan ketat pun terjadi antar kedua pasangan tersebut namun pertahanan kuat yang ditampilkan Greysia/Apriyani tak membuat pasangan Tiongkok berhasil mengejar ketertinggalan dan Greysia/Apriyani pun terus memimpin skor 14-12.
Terus menampilkan pukulan-pukulan keras Greysia/Apriyani mempertahankan keunggulan mereka 19-14, sempat mendapatkan perlawanan kuat dari pasangan Tiongkok di mana Chen Qing Chen/Jia Yi Fan merebut 4 poin langsung untuk menipiskan ketertinggalan 19-18. Namun akhirnya Greysia/Apriyani sukses menutup set pertama dengan skor 21-19.
Memasuki set kedua, trand positif terus dilanjutkan Greysia/Apriyani di mana mereka langsung tancap gas untuk unggul 8-4, kembali mendapatkan perlawanan dari pasangan Tiongkok di mana Chen Qing Chen/Jia Yi Fan menipiskan kedudukan menjadi 6-9, sebelum smash keras Apriyani sukses membuat pasangan Indonesia itu mempertahankan keunggulan 11-7.
Setelah interval set kedua, Greysia/Apriyani terus menampilkan penampilan terbaik mereka melancarkan variasi pukulan, pergerakan pasangan Indonesia itu sulit terbaca oleh pasangan Tiongkok membuat mereka terus memimpin 14-9.
Memperlihatkan pertahanan yanh kuat sepanjang set kedua, pasangan Tiongkok terlihat kesulitan menciptakan poin demi poin membuat Greysia/Apriyani terus memimpin 17-9, sebelum akhirnya Greysia/Apriyani pun menyelesaikan pertandingan dengan skor akhir 21-15. (OL-2)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved