Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
RATU renang Amerika Serikat Kathleen Ledecky atau akrab dikenal Katie Ledecky menambahkan koleksi medali Olimpiadenya, setelah sukses merebut medali emas pada nomor 1.500m gaya bebas putri, Rabu, (28/7). Ledecky sebelumnya harus puas meraih medali perak di nomor 400 m gaya bebas putri.
Berlomba di Tokyo Aquatics Centre, Ledecky tampil luar biasa pada pertandingan 1.500 m gaya bebas putri. Ia berhasil menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 15 menit 37.34 detik.
"Saya pikir orang-orang mungkin merasa buruk tentang saya, karena saya belum memenangkan medali emas di sini (Tokyo). Dan saya senang dapat membawa pulang medali emas untuk tim Amerika Serikat," kata Ledecky dilansir dari USA Today, Rabu, (28/7).
"Tetapi saya ingin mengatakan kepada orang-orang yang merasa buruk tentang saya atau kepada siapapun, mereka seharusnya lebih peduli tentang hal-hal lain yang terjadi di dunia saat ada orang-orang yang benar-benar menderita akan hal itu," sebut Ledecky.
Itu menjadi medali emas Olimpiade keenam untuk Ledecky sejak debutnya pada usia 15 tahun di Olimpiade London 2012, termasuk memenangkan nomor 800 m gaya bebas putri di London dan Rio 2016. Dalam pertandingan itu, perenang Amerika Serikat lain yakni Erica Sullivan berhasil merebut medali perak dengan catatan waktu 15 menit 41.41 detik, diikuti oleh perenang Jerman Sarah Kohler yang finis di posisi ketiga 5.57 detik lebih lambat dari Ledecky dan berhak atas medali perunggu.
"Dia (Ledecky) adalah wanita yang luar biasa. Dia perenang yang sangat hebat," ujar Sullivan. "Dia adalah legenda dan dia akan selamanya menjadi legenda. Fakta bahwa saya dapat berenang di generasi yang sama dengannya adalah hal yang luar biasa," imbuhnya.
Perlombaan nomor 1.500 m gaya bebas putri merupakan pertandingan yang pertama kali digelar di Olimpiade. Sebelumnya pertandingan gaya bebas putri hanya mencapai 800 m.
Sebelum merebut medali emas keenamnya, Ledecky gagal merebut medali lain di nomor 200 m gaya bebas. Dia hanya mampu finis di posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 55.21 detik.
Perenang putri Australia Ariarne Titmus berhasil merebut medali emas pada final nomor 200 m gaya bebas putri. Ia mencatatkan rekor baru Olimpiade dengan waktu 1 menit 53.50 detik.
Baca juga: Praveen/Melati Tersingkir di Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020
Itu merupakan medali emas kedua yang diraih Titmus di Olimpiade 2020 Tokyo. Sebelumnya ia berhasil menjadi yang tercepat di final nomor 400 m gaya putri sekaligus mencatatkan rekor baru untuk wilayah Oceania dengan catatan waktu 3 menit 56.69 detik, yang juga mengungguli Ledecky yang finis di posisi kedua. (OL-14)
SEJUMLAH negara miskin sepakat menerima deportasi dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kebijakan Presiden Donald Trump yang memperketat aturan terhadap migran ilegal.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
AS akan mengakhiri aturan bebas bea masuk untuk paket kecil senilai hingga US$800 mulai Jumat (29/8).
AS setujui penjualan 3.350 rudal ERAM ke Ukraina dengan nilai US$825 juta.
AS menjadi satu-satunya anggota Dewan Keamanan PBB yang menolak mengakui bencana kelaparan di Jalur Gaza, Palestina, merupakan krisis yang disebabkan ulah manusia.
Paus Leo XIV berbelasungkawa atas tragedi penembakan di Gereja Katolik Annunciation, Minneapolis, Amerika Serikat, yang menewaskan 2 anak.
Juara dunia dua kali itu menegaskan ini akan menjadi Olimpiade terakhirnya karena cedera.
Khelif adalah salah satu dari dua atlet yang telah diizinkan untuk bertanding dalam tinju wanita di Paris.
Mantan pemain bulu tangkis Indonesia Greysia Polii menilai ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bisa melangkah jauh di Olimpiade 2024 mendatang.
PEBULUTANGKIS tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung akan menjadi wakil Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Pelatih Herli Djaenudin mengatakan perkembangan Gregoria semakin baik
Untuk persiapan jelang Olimpiade, Rio mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan persiapan khusus. Dia hanya melakukan rutinitas seperti biasa.
Snoop Dogg kembali menjadi reporter setelah aksinya selama Olimpiade Tokyo 2020 dinilai sukses disukai para penonton.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved