Rabu 28 Juli 2021, 09:54 WIB

Praveen/Melati Tersingkir di Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Ilham Ananditya | Olahraga
Praveen/Melati Tersingkir di Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

ANTARA/Sigid Kurniawan
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti

 

LANGKAH pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti di babak perempat final Olimpiade Tokyo 2020 setelah ditaklukkan unggulan pertama asal Tiongkok Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Pada laga yang berlangsung Rabu (28/7) di Lapangan 2 Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Praveen/Melati, yang merupakan unggulan keempat, takluk 17-21 dan 15-21 dalam waktu 35 menit.

Mengutip laman BWF, gim pertama tidak berjalan mulus bagi Praveen/Melati. Persaingan sengit sudah terjadi sejak awal antara kedua pasangan. Zheng/Huang memimpin sementara Praveen/Melati menempel ketat.

Baca juga: Indonesia Berpeluang Ciptakan All Indonesian Final di Ganda Putra

Praveen/Melati mampu menyamakan kedudukan 14-14. Namun selepas itu Zheng/Huang kembali memimpin dan dengan sigap mengamankan poin-poin akhir. Kalah cepat, Praveen/Melati terpaksa kehilangan gim pertama 17-21.

Pada gim kedua, keadaan tidak banyak berubah. Praveen/Melati masih terus tertekan. Mereka tidak mengubah pola permainan, masih sama seperti gim sebelumnya. Tidak heran, lawannya semakin mudah mencuri poin.

Perlawanan wakil Garuda juga terbilang lemah. Mereka tidak mampu mencari celah menembus pertahanan lawan, bahkan tidak sekali pun kedudukan mereka imbang. Praveen/Melati seperti terbawa permainan Zheng/Huang.

Praveen/Melati masih tertinggal mendekati akhir permainan, kedudukan sudah 15-20. Tidak mampu lagi mengejar, mereka menyerah 15-21.

Dengan hasil tersebut, Praveen/Melati tidak dapat melanjutkan langkah ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020. Mereka terpaksa mengubur mimpi menggenggam medali ajang paling bergengsi sejagad itu. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Tak Ada Merah Putih di Piala Thomas, Menpora dan LADI Minta Maaf

👤Akmal Fauzi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:32 WIB
"Izinkan kami dari pengurus LADI memohon maaf kepada Presiden Republik Indonesia, juga seluruh masyarakat Indonesia," kata Dessy...
AFP/Thomas

KOI Minta LADI Segera Bereskan Persoalan Sanksi Badan Antidoping Dunia

👤Akmal Fauzi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 07:00 WIB
KOI Minta Lembaga Anti Doping Indonesia segera bereskan eersoalan sanksi Badan Antidoping...
MI/Arnold Tanti

Presiden Jokowi Beri Selamat Kepada Tim Thomas Indonesia

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 05:09 WIB
PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet bulutangkis Indonesia yang telah memenangkan Thomas Cup...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya