Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN karena performanya yang apik, pevoli putri Turki Meryem Boz menjadi sorotan berkat gaya rambut yang mencolok dan membuatnya dikenal sebagai Blue Lightning di ajang Olimpiade Tokyo 2020.
Boz memang hadir dengan gaya rambut nyentrik dengan warna biru menyala. Selain piawai melakukan smash keras, paras menawan dan tubuh proporsionalnya juga menjadikan perempuan 33 tahun itu menjadi idola baru dalam voli dunia.
Posisi Boz sebagai spiker diandalkan dalam setiap laga yang dilakoni Turki di berbagai ajang, termasuk Olimpiade Tokyo 2020. Pada kualifikasi Eropa, Boz dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MPV).
Baca juga: Titmus Raih Medali Emas Kedua Sekaligus Cetak Rekor Olimpiade
Jauh sebelum itu, Boz mengawali karier sebagai atlet voli profesional pada 2001. Dia pernah bermain bersama tim voli Turki seperti Fenerbahce, Galatasaray, dan Bursaspor. Terakhir, dia membela tim Vakifbank SK.
Perempuan yang lahir pada 3 Februari 1988 itu adalah langganan masuk timnas voli putri baik sejak level junior hingga senior. Dia juga beberapa kali sukses membawa tim Sultan Net berprestasi di kancah internasional.
Pada debutnya di timnas senior putri Turki, Boz berkontribusi dengan mengantarkan timnya meraih perunggu di Kejuaraan Eropa 2017.
Dua tahun kemudian, dia juga turut andil membawa Turki menyabet perak dalam Kejuaraan Eropa 2019.
Pada ajang lainnya, perempuan berpostur 194 cm itu juga menjadi bagian saat Turki meraih perak dalam ajang Liga Negara 2018 dan perunggu dalam kejuaraan yang sama pada 2021.
Kini, ambisi Boz adalah meraih hasil terbaik dalam Olimpiade Tokyo. Dilansir Demiroren News Agency (DHA), Boz mengatakan minimal bisa membawa tim Turki lolos dari fase grup.
"Ini adalah turnamen yang telah kami tunggu-tunggu dan kami mempersiapkannya sejak lama. Kami akan menjalani pertandingan demi
pertandingan, kami berada di grup yang sulit. Jika kami bisa keluar dari grup, kami akan berkonsentrasi untuk langkah selanjutnya," kata dia sebelum berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.
Sejauh ini, tim voli putri Turki telah melakoni dua pertandingan di Pool B dengan meraih satu kali menang dan satu kali kalah.
Pada pertandingan pertama, Minggu (25/7), Boz dan kawan-kawan mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-0 (25-21, 25-14, dan 25-14).
Namun, pada laga kedua, Selasa (27/7), Turki harus mengakui kehebatan Italia usai kalah dengan skor 1-3 (22-25, 25-23, 20-25, dan 15-25).
Pada fase grup, Turki masih menyisakan tiga laga.
Besok, Boz dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Amerika Serikat. Kemudian disusul Argentina dan tim Komite Olimpiade Rusia (ROC).
"Olimpiade berada di level tertinggi. Semua tim di sana telah bermain bersama selama bertahun-tahun dan datang ke sana. Semuanya memiliki
bekal di kejuaraan Dunia dan Eropa. Tim berpengalaman. Oleh karena itu, pekerjaan kami tidak akan mudah," pungkas Boz. (Ant/OL-1)
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Peluncuran ini menandai kesiapan JLM untuk bersaing di level tertinggi kompetisi bola voli nasional.
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Setelah sebelumnya sempat absen dari beberapa turnamen, Megawati kini dipanggil masuk kembali ke dalam skuad tim Merah Putih untuk SEA Games 2025.
Pelatih Bank Jatim Eko Waluyo mengaku akan menurunkan Megatron, sapaan akrabnya, meski tidak akan dalam semua pertandingan.
Timnas Italia berhasil merebut gelar juara dunia bola voli putri 2025 usai menundukkan timnas Turki 3-di pada partai final dramatis di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Minggu (7/9).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved