Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
LIFTER Indonesia Rahmat Erwin Abdullah akan tampil di kelas 73 kg putra cabang olahraga angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, yang akan digelar di Tokyo International Forum, Rabu (28/7).
Pada penampilan perdana di Olimpiade itu, Rahmat hanya ditargetkan masuk 8 besar.
"Kondisi fisik Rahmat cukup prima untuk tampil. Dan, Rahmat hanya ditargetkan masuk 8 besar," kata pelatih sekaligus ayahnya Erwin Abdullah dalam keterangan resmi, Rabu (28/7) pagi.
Baca juga: Owi Beri Dukungan untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Target yang disampaikan Erwin Abdullah itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, Rahmat yang baru pertama kali tampil di Olimpiade, menghadapi dengan persaingan di kelas 73 kg yang sangat ketat.
"Persaingannya sangat ketat dan banyak lawan berat yang bakal dihadapinya," jelasnya.
Dari starting list yang dikeluarkan, Rahmat masuk dalam kategori B dengan total angkatan 320 kg.
Pemuda kelahiran 13 Oktober 2000 ini akan bersaing dengan Jorge Alan dari Meksiko dan Mohammed S Halhumayo (Arab Saudi) yang memiliki total angkatan yang sama dengannya.
Kemudian ada pula lifter Maroko Abderrahim Moum, Brandon Dean (Australia) yang total angkatannya di bawah Rahmat.
Sementara di Grup A terdapat 9 lifter yang angkatan totalnya 330 kg hingga 355 kg yang dimiliki lifter Tiongkok Zhiyong Shi,
Indonesia masih memiliki lifter selain Rahmat yang belum bertanding. Dia adalah Nurul Akmal yang turun di kelas + 83 kg putri. Nurul akan bertanding pada Kamis (29/7/).
Nurul, yang dalam starting list tertulis memiliki total angkatan 266 kg akan bersaing dengan 9 lifter negara lain.
Untuk kelas ini, lifter dari Tiongkok Li Wenwen menjadi unggulan dengan total angkatan 300 kg. (KOI/OL-1)
Waldo mendapatkan skor tertinggi dari perwakilan Indonesia dan berada di level 5 teratas di ajang Asia International Mathematical Olympiad (AIMO) 2025 di Jepang.
FISI memiliki satu atlet ice skating atau skater putri yang sedang melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Musim Dingin di Italia pada Februari 2026.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) resmi mengesahkan enam cabang olahraga sebagai anggota baru. Pengesahan tersebut dilakukan pada Rapat Anggota Luar Biasa, Rabu (16/7).
Pemerintah akan terus mendukung olahraga potensial di ajang Olimpiade.
Punya rencana liburan yang berbeda dari biasanya? Mengunjungi museum olahraga di berbagai penjuru dunia bisa jadi pilihan liburan yang tak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan sejarah.
KOI juga telah mendaftarkan atlet snowboarding berusia 13 tahun, Zazi Betari Landman, sebagai wakil pertama Indonesia yang masuk dalam sistem FIS.
Eko Yuli Irawan mengalahkan juniornya, Leonardo Adventino, pada ajang Seleksi Nasional (Seleknas) yang berlangsung di Mess Kwini, Jakarta, Rabu (20/8).
Atlet angkat besi Rahmat Erwin Abdullah resmi tercatat di Guinness World Records usai memecahkan dua rekor dunia clean & jerk kelas 73 kg dan 81 kg.
Regulasi baru IWF menghapus sejumlah kelas lama di cabang olahraga angkat besi dan menggantinya dengan kategori baru.
Lokasi Pelatnas yang berada di lingkungan militer turut mendukung pengawasan terhadap para atlet secara intensif selama 24 jam.
Lifter Eko Yuli Irawan mendukung kehadiran Program Indonesian Student Athlete yang memperjuangkan pendidikan ramah untuk atlet di Indonesia.
Di angkat besi, latihan harus kontinu dan tidak boleh terputus. Program sudah dirancang sehingga atlet memang tidak pulang saat Lebaran.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved