Kamis 22 Juli 2021, 11:52 WIB

Rio Waida dan Nurul Akmal Jadi Pembawa Bendera Kontingen Indonesia di Pembukaan Olimpiade

Ilham Ananditya | Olahraga
Rio Waida dan Nurul Akmal Jadi Pembawa Bendera Kontingen Indonesia di Pembukaan Olimpiade

ANTARA/Fikri Yusuf
Peselancar Indonesia Rio Waida yang akan menjadi pembawa bendera kontingen Indonesia di upacara pembukaan Olimpiade Tokyo

 

OLIMPIADE Tokyo 2020, yang sempat tertunda selama satu tahun akibat pandemi covid-19, akan segera berlangsung, tepatnya mulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung di Olympic Stadium atau Stadion Nasional Jepang, Jumat (23/7) pukul 18.00 WIB.

Mengusung tema United by Emotions, untuk memaknai pandemi yang merebak di seluruh publik dunia, Jepang berencana menghadirkan upacara pembukaan defile dengan konsep persatuan, keindahan negara Jepang, dan kekhawatiran serta ketakutan publik di tengah pandemi.

Baca juga: Cetak Sejarah Olimpiade, Marta Dipuji Pele

Tim Indonesia sudah menunjuk dua atlet untuk membawa bendera Merah Putih pada Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 23 Juli nanti. Keduanya adalah Rio Waida dan Nurul Akmal.

Rio Waida merupakan atlet selancar ombak putra sementara Nurul Akmal adalah atlet angkat besi untuk kelas +87 kg.

Rio mengaku antuasias dan gugup karena ini merupakan debut pertamanya di ajang Olimpiade, begitu pun dengan Nurul Akmal.

"Perasaan saya sangat senang sekalipun gugup. Saya akan berada di barisan paling depan di pembukaan Olimpiade. Ini bukan pertandingan yang seperti biasanya, namun ajang tertinggi yaitu Olimpiade." ujar Rio.

Nurul pun mengatakan hal yang demikian, “Saat saya pertama kali ditunjuk jadi pembawa bendera, saya saja baru tahu dari media dan rasanya senang bercampur kaget. Dan ketika saya mengabari soal itu ke orangtua, mereka pun juga sangat senang.”

Rosan, selaku Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, sudah menentukan 10 perwakilan Indonesia yang akan hadir di defile Olimpiade termasuk dirinya.

Selain dibatasi karena protokol kesehatan atas jumlah yang diberikan oleh panitia penyelenggara Tokyo 2020. Rosan ingin memberikan waktu istirahat agar para atlet tidak kelelahan terutama mereka yang keesokan harinya akan bertanding.

Empat atlet yang termasuk dalam defile Indonesia adalah Nurul Akmal (angkat besi), Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani (renang), serta Rio Waida (selancar ombak).

Selain ketua CdM, ada lima pelatih akan turut serta dalam defile Indonesia yaitu Dirdja Wihardja (pelatih angkat besi), Rionny Mainaky (pelatih bulu tangkis), Permadi Sandra Wibowo (pelatih panahan), Donny Budiarto Utomo (pelatih renang), serta Tipi Jabrik Noventin (pelatih selancar ombak). (OL-1)

Baca Juga

Antara

Percaya Diri dan Tenang Kunci Fajar/Rian Tekuk di Final Piala Thomas

👤Ant 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:33 WIB
Fajar/Rian memetik kemenangan straight game 21-12, 21-19 atas He/Zhou dalam waktu 43...
BWF

Agung Firman: Kemenangan Piala Thomas juga Hasil Perombakan di Tubuh PBSI

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:30 WIB
"Kami membuat perubahan dengan melibatkan ahli gizi, sedikit perubahan di strategi untuk level...
BADMINTONINDONESIA.ORG

Jonatan Christie Sumbang Angka Kemenangan Ketiga untuk Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:22 WIB
Jonatan Christie menyumbang angka kemenangan ketiga untuk Indonesia dan sekaligus membawa Skuad Garuda menjuarai Piala Thomas dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya