Senin 14 Juni 2021, 17:30 WIB

Suns Melaju ke Final Wilayah Barat Playoff NBA

Ilham Ananditya | Olahraga
Suns Melaju ke Final Wilayah Barat Playoff NBA

AFP
Deandre Ayton #22 dari Phoenix Suns mencetak gol pada slam dunk melawan Denver Nuggets

 

DIHADIRI oleh 18.290 penonton di Ball Arena, Denver, Phoenix Suns melaju ke Final Wilayah Barat untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir pada Minggu (13/6) malam waktu setempat dengan kemenangan 125-118 atas Denver melalui empat game pertandingan.

Paul yang mencetak 37 poin dan Booker menambahkan 34 dalam permainan itu harus dibumbui oleh pengusiran MVP Nikola Jokic karena pelanggaran bentuk foul kekerasan yang dapat menciderai lawan (a flagrant foul) di kuarter ketiga.

Jokic dikeluarkan dengan waktu tersisa 3:52 di kuarter ketiga dan Nuggets kala itu masih tertinggal 83-76 dengan gerakan menyapu dari sisi kanan tangannya yang juga mengenai wajah Cameron Payne.

Jokic mengatakan dia hanya bermaksud melakukan pelanggaran keras terhadap Payne untuk memotivasi timnya.

“Saya ingin mengubah ritme permainan, saya ingin memberi energi. Saya mencoba melakukan pelanggaran keras. Apakah saya mengenainya? Aku tidak tahu. Saya minta maaf jika saya melakukannya karena saya tidak ingin melukainya atau memukul kepalanya dengan sengaja.” kata Jokic

Booker tersinggung dengan pelanggaran keras dan memukul wajah Jokic itu sebelum rekan satu tim dan pelatih memisahkannya.

“Itu hanya permainan emosional. Saya tidak berpikir dia bermaksud menyakitinya. Itu hanya pelanggaran yang dibuat-buat karena putus asa. Itu sulit dikatakan bahwa tanpa kesengajaan, saya hanya berniat membela rekan setim saya, itu saja” kata Booker.

Booker kemudian melihatnya berjalan ke arah Cameron setelahnya dan meminta maaf. Menurut dirinya yang juga pernah bermain melawan Jokic beberapa kali. Booker tahu Jokic bukan pemain jahat atau licik.

Ofisial menilai kesalahan ganda pelanggaran teknik oleh Jokic dan Booker setelah melewati peninjauan, akhirnya berakhir dengan keputusan mengeluarkan MVP setelah menaikkan tingkat pelanggarannya menjadi Flagrant 2. Jokic menyelesaikan dengan 22 poin dan 11 rebound dalam masa pertandingan 28 menit.

Pelatih Nuggets Michael Malone mengatakan dia menonton insiden itu sementara ofisial meninjau hal tersebut dan saya bisa asumsikan bahwa hanya akan menjadi Flagrant 1 yang paling buruk.

“Saya tidak merasa itu diperlukan hingga pengusiran karena Flagrant 2. Dia hanya memainkan bola. Ada kontak yang berhubungan memang kearah tepi hidung Cameron Payne, saya yakin itu. Jadi, saya masih sedikit terkejut bahwa mereka meninjau dan memanggil Jokic karena Flagrant 2 dan mengeluarkan MVP pada permainan seperti itu.” kata Malone.

Pelatih Suns Monty Williams juga terkejut.

Williams juga mengatakan hal yang serupa, menurutnya hal itu bukan sesuatu yang benar-benar berbahaya. Ada kalanya dalam pertandingan harus mengatur emosi. Itulah yang telah kita bahas sepanjang musim.

Baca juga : Naomi Osaka Kantongi Tiket ke Olimpiade Tokyo

“Pada tinjauan ulang kami melihat benturan dan gerakan tangan yang mengarah pada kontak yang dinilai tidak perlu dan berlebihan di atas bahu dan juga ke wajah,'' jelas kepala kru David Guthrie.

Dengan kemenangan playoff ketujuh berturut-turut yang memecahkan rekor, Suns maju ke kejuaraan konferensi untuk pertama kalinya sejak 2010 kala terakhir kali mereka mencapai babak playoff.

Setelah mengalahkan LeBron James dan juara bertahan Lakers di Babak 1, Suns dengan cepat mengalahkan Denver dan menjadikan Jokic sebagai MVP pertama yang tersapu dalam seri playoff sejak Magic Johnson pada 1989.

Will Barton memimpin Denver, yang tertinggal 13 poin menuju kuarter keempat, dengan 25 poin, Michael Porter Jr. menambahkan 20 dan Monte Morris 19.

Mereka melangkah lebih jauh daripada semifinal tahun lalu, dan mereka sangat merindukan Murray melawan Suns yang penuh beban.

“Mudah-mudahan kami bisa memulai musim depan yang segar dengan matang dan sehat untuk mencapai hal seperti ini lagi,” kata Malone.

Sebagian besar merupakan berkat dari Paul, Jokic menjadi MVP pertama yang tersapu dalam seri playoff sejak Pistons mengalahkan Magic Johnson dan Lakers dalam empat pertandingan di Final NBA pada tahun 1989.

Pengusiran Jokic terjadi 48 jam setelah perayaan emosional sebelum Game 3 di mana pemain Serbia itu mendedikasikan trofi MVP-nya untuk rekan satu timnya, pelatih, staf, dan front office.

Satu-satunya pemain NBA yang memainkan semua 72 pertandingan musim ini, Jokic menghabiskan kuarter keempat di ruang ganti saat comeback rekan satu timnya tanpanya dan berakhir dengan kegagalan.

“Kami belum pernah berada di posisi itu sepanjang musim dengan Nikola tidak ada di pertandingan.” kata Morris tidak lama setelah para penonton di arena meneriakkan “MVP! MVP!” (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Jonatan Christie Puas Balas Kekalahan dari Antonsen

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 23:57 WIB
"Antonsen pernah mengalahkan saya di Jakarta. Sekarang gantian saya mengalahkan Antonsen di tempat kelahirannya,"...
Badminton Photo

Fajar/Rian Bawa Indonesia ke Final Piala Thomas

👤Ant 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 23:27 WIB
Fajar/Rian yang  berperingkat ketujuh dunia itu memetik kemenangan straight game 21-14, 21-14 atas Mathias Christiansen/Frederik...
Antara

Daya Juang Tinggi Bikin Kevin/Marcus bisa Taklukan Kim/Anders

👤Ant 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 22:53 WIB
Kemenangan yang diraih Kevin/Marcus bikin Indonesia  menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mengenal Skandal Menghebohkan Pandora Papers

Rahasia kekayaan para elite kaya yang berasal dari 200 negara dan wilayah di dunia terungkap melalui dokumen Pandora Papers

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya