Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kevin Durant kembali menorehkan namanya dalam sejarah NBA. Bintang Phoenix Suns itu resmi menjadi pemain kedelapan yang berhasil mencapai total 31.000 poin sepanjang kariernya, rekornya itu ia raih saat timnya kalah 117-98 oleh Houston Rockets, Sabtu (6/12).
Memulai laga dengan hanya butuh empat poin untuk menembus angka tersebut, Durant mencapainya di pertengahan kuarter pertama lewat tembakan jarak menengah. Ia mengakhiri pertandingan dengan 28 poin, sehingga total keseluruhan kariernya kini mencapai 31.024 poin.
Dalam daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa, Durant kini berada tepat di belakang para legenda seperti Wilt Chamberlain, Kareem Abdul-Jabbar, Michael Jordan, Karl Malone, Kobe Bryant, Dirk Nowitzki, dan LeBron James.
Mengutip dari laman BBC, Durant mengaku pencapaian ini tidak pernah terbayangkan saat awal dirinya masuk NBA.
“Ketika masih muda, Anda melihat para pemain itu sebagai pahlawan dan menempatkan mereka di tempat yang sangat tinggi. Rasanya mustahil untuk menyamai mereka,” ujarnya.
Durant menyampaikan bahwa ketika seorang pemain masuk ke liga, ia mulai menjalani perjalanan kariernya sendiri. Sejak 2008, ia terus berusaha menjadi pemain terbaik versinya. Ia juga mengatakan bahwa figur-figur seperti Wilt Chamberlain, Michael Jordan, dan Kobe Bryant telah menetapkan standar yang berusaha ia kejar setiap hari selama kariernya.
“Namun ketika sudah berada di liga, Anda menjalani perjalanan sendiri. Sejak 2008, saya hanya berusaha menjadi pemain terbaik yang saya bisa. Para legenda seperti Wilt, Michael, Kobe telah menetapkan standar yang saya coba kejar setiap hari,” imbuh Durant.
Pencapaian ini sekaligus semakin memantapkan reputasi Durant sebagai salah satu pemain paling konsisten dalam mencetak skor. Sejak debutnya di NBA pada 2007 bersama Seattle SuperSonics (sekarang Oklahoma City Thunder) Durant dikenal sebagai mesin poin dengan kemampuan menembak yang sulit dihentikan, baik dari jarak dekat, menengah, maupun perimeter. Meski sempat mengalami robek tendon Achilles pada 2019, Durant tetap mampu menjaga level permainannya di usia yang menginjak 37 tahun. (E-3)
Phoenix menaklukkan Minnesota Timberwolves 108–105 meski Anthony Edwards mencetak 40 poin.
Aksi tidak pantas Dillon Brooks itu terjadi ketika laga antara Phoenix Suns dan Indiana Pacers menyisakan 54 detik pada kuarter kedua di Mortgage Matchup Center.
Pebasket Phoenix Suns Jalen Green mengalami cedera hamstring di kaki kanannya sehingga hanya bermain selama tujuh menit di laga NBA kontra Los Angeles Clippers.
Luka Doncic mencetak 25 poin, tujuh rebound, dan empat assist hanya dalam waktu 22 menit bermain di laga pramusim Los Angeles Lakers kontra Phoenix Suns.
Manajemen Phoenix Suns menilai Steve Nash adalah sosok luar biasa yang mencerminkan semangat klub, melalui ketangguhan dan mentalitas seorang pemenang.
Selain menjadi sponsor utama Slam Dunk Contest pada periode 2003-2016, ke depannya Sprite akan hadir di berbagai panggung besar NBA, termasuk ajang NBA Global Games.
Max Strus menderita jones fracture, keretakan pada tulang yang menghubungkan jari kelingking kaki dengan bagian dasar telapak, saat menjalani sesi latihan pramusim.
Rentetan konsistensi mencetak angka yang ditunjukkan pemain asal Kanada tersebut dimulai sejak akhir 2024 dan terus berlanjut sepanjang musim NBA berikutnya.
Bam Adebayo cetak sejarah dengan 83 poin saat Miami Heat tekuk Wizards. Simak detail rekor yang melampaui Kobe Bryant dan mendekati Wilt Chamberlain di sini!
Dominasi Victor Wembanyama kian tak terbendung saat membawa San Antonio Spurs memberikan pernyataan tegas di zona playoff NBA melalui kemenangan telak 145-120 atas Houston Rockets, Senin (9/3
Secara keseluruhan, dalam 41 pertandingan yang telah dilakoni musim ini, Yanic Konan Niederhauser membukukan rata-rata 4,3 poin per laga (ppg) dan 2,9 rebound per laga (rpg).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved