Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Siap Tempur Tanpa pemain Naturalisasi: Andakara Prastawa Dhyaksa tidak Sabar Jajal SEA Games 2025

Basuki Eka Purnama
09/12/2025 04:47
Siap Tempur Tanpa pemain Naturalisasi: Andakara Prastawa Dhyaksa tidak Sabar Jajal SEA Games 2025
Pebasket Timnas Indonesia Andakara Prastawa Dhyaksa (kiri)(ANTARA/M Risyal Hidayat)

KAPTEN timnas bola basket Indonesia, Andakara Prastawa Dhyaksa, mengungkapkan antusiasme tinggi timnya. Prastawa menegaskan ia dan rekan-rekan setimnya sudah sangat excited dan tidak sabar untuk segera bertanding di SEA Games 2025.

"SEA Games sudah tinggal beberapa hari lagi. Kamis (11/12) kalau tidak salah berangkat pagi. Kami sudah sangat excited,” ujar Prastawa, Senin (8/12).

Menurut Prastawa, persiapan tim sudah memasuki fase krusial, berfokus pada analisis lawan yang akan dihadapi. 

"Persiapannya sudah mengerucut ke tim-tim yang akan kami lawan. Jadi sudah lebih intense lagi dan kami sudah excited banget ingin cepat-cepat tanding saja sih kalau dari kami,” kata Prastawa

Tantangan Regulasi: Bertarung dengan Kekuatan Lokal

Timnas bola basket putra Indonesia dihadapkan pada tantangan besar pada edisi SEA Games kali ini. Tim Merah Putih tidak akan diperkuat pemain naturalisasi. 

Regulasi tuan rumah Thailand hanya mengizinkan pemain naturalisasi yang telah memiliki paspor negara baru sebelum usia 16 tahun untuk tampil, sebuah aturan yang membuat Indonesia harus mengandalkan penuh kekuatan lokal.

Meski demikian, kondisi ini sama sekali tidak menyurutkan semangat Prastawa. Pemain yang sudah menjadi bagian dari Timnas sejak lama ini melihat situasi tersebut sebagai momentum untuk membuktikan kualitas pemain dalam negeri.

“Saya sudah ada di timnas dari 2013, 2015, 2017, naturalisasi kami mungkin hanya pada 2015 atau 2017. Pokoknya kami sudah biasa juga kok main tanpa naturalisasi, kenapa jadi harus bergantung ke naturalisasi? Tidak juga kan?!” tegasnya.

Prastawa menambahkan keyakinannya terhadap kualitas skuad yang ada. 

"Kami punya pemain-pemain lokal yang bagus, kami punya pelatih baru yang bagus juga. Jadi bukan alasan dan kita semua sudah siap saja buat main,” ungkapnya.

Menyambut Kembalinya Derrick Michael

Skuad Merah Putih akan diperkuat oleh center muda berbakat, Derrick Michael, yang saat ini berkarier di NCAA Amerika Serikat. Bergabungnya Derrick yang datang dari kompetisi luar negeri dengan waktu persiapan singkat memang menimbulkan sedikit pekerjaan rumah bagi tim pelatih.

“Mungkin agak susah menyesuaikan polanya saja,” ujar Prastawa. 

Meski begitu, ia melihat peran Derrick sangat penting, terutama untuk meredam pemain-pemain besar dari tim lawan. 

“Tapi ya itu tugas kami nanti buat membantu dia (Derrick) bagaimana bisa cepat menyesuaikan lagi, karena dia juga dibutuhkan untuk SEA Games. Jadi semoga Derrick bisa membawa hal yang positif buat Indonesia.”

Optimisme Menghadapi Tuan Rumah

Indonesia dipastikan akan menghadapi Thailand di babak penyisihan. Prastawa tetap menyimpan optimisme tinggi, meskipun lawan bermain di kandang sendiri.

“Kalau dari saya pribadi peluangnya besar. Tidak akan lah kami berpikir bahwa peluangnya kecil, karena kami juga sudah sering juga ketemu Thailand,” kata pemain Pelita Jaya tersebut. 

“Mungkin mereka akan lebih diuntungkan karena bermain di kandang. Namun kami tidak takut lah sama mereka,” tutup Prastawa dengan nada meyakinkan.

Tim bola basket putra Indonesia sebelumnya mencatat prestasi medali emas di SEA Games 2021, sebelum akhirnya gagal naik podium pada edisi 2023. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik