Selasa 06 April 2021, 14:49 WIB

Pandemi Covid-19 jadi Alasan Indonesia Masters Dibatalkan

Akmal Fauzi | Olahraga
Pandemi Covid-19 jadi Alasan Indonesia Masters Dibatalkan

MI/Ramdani
Ilustrasi perhelatan Indonesia Masters

PERSATUAN Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi membatalkan turnamen Indonesia Masters Super 100 2021 karena pandemi covid-19 belum mereda di Tanah Air.

“Setelah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto, dan terus berkonsultasi dengan BWF, diputuskan kami memang membatalkan pelaksanaan turnamen Indonesia Masters Super 100 karena pandemi," kata Kepala Bidang Humas dan Media PBSI Broto Happy Wondomisnowo melalui keterangan tertulisnya.

PBSI memprioritaskan pelindungan kepada pemain di masa pandemi covid-19. Dengan alasan itu, PBSI sangat selektif dalam memilih turnamen dan juga dalam menggelar turnamen di Tanah Air.

Baca juga: Indonesia Masters 2021 Dibatalkan

Broto menambahkan, penundaan turnamen besar dari 2020 ke 2021 berdampak pada kalender kejuaraan yang menjadi sangat padat. Jadwal turnamen internasional dan nasional menjadi tidak menentu, bahkan agenda 2020 seperti Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas-Uber pun diundur ke tahun ini. 

Sementara tahun ini akan ada Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia sehingga agenda bulu tangkis akan sangat padat. Belum lagi PON Papua di tingkat nasional, serta SEA Games Vietnam yang menambah padat agenda membuat PBSI terpaksa mengorbankan turnamen Super 100.(OL-5)

Baca Juga

AFP

Kapasitas Penonton Olimpiade Tokyo Belum Ditentukan

👤Ant 🕔Rabu 21 April 2021, 23:55 WIB
CEO Tokyo 2020 Toshiro Muto mengatakan keputusan tersebut bisa diambil pada Mei atau Juni, tergantung pada...
ANTARA

Jakarta International Stadium Usung Konsep Stadion Kita

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 21 April 2021, 19:56 WIB
Kebanggaan memiliki stadion berkelas dunia dengan standar FIFA, tentunya tidak hanya dirasakan dibenak warga Jakarta, tetapi juga seluruh...
Antara

Lalu Muhammad Zohri Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 21 April 2021, 16:47 WIB
Atlet asal Nusa Tenggara Barat itu menjadi orang tercepat di Asia Tenggara, dengan rekor catatan 10,13 detik dalam lari 100 meter pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jejak Herbal Cagar Biosfer

Lingkungan alam di Malang menunjang pembudidayaan tanaman obat. Ada sejarah panjang yang melingkupinya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya