Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
JUARA dunia MotoGP enam kali, Marc Marquez mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan dirinya akan turun pada seri pembuka MotoGP musim 2021 di Qatar, pada 28 Maret mendatang.
Terbang ke Doha, Qatar, akhir pekan lalu untuk mengikuti program vaksinasi covid-19 gratis yang diselenggarakan pemerintah Qatar jelang seri pembuka turnamen MotoGP 2021, Marquez mengaku rindu kembali membalap dan berharap dapat segera tampil di lintasan balap.
"Saya tidak menutup kemungkinan akan berada di balapan pembuka, tetapi juga tak bisa memastikan karena pemulihan selalu naik turun," ucap Marquez, dilansir dari Motorsport, Selasa, (16/3).
Usai mengalami kecelakaan saat membalap di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada turnamen MotoGP musim lalu. Marquez menderita patah lengan kanan.
Baca juga: Norris Sebut AlphaTauri Bisa Jadi Pesaing Berat McLaren
Cedera itu pun diperparah, saat pembalap asal Cervera itu memaksakan diri mengikuti balapan kedua di Sirkuit Jerez padahal baru beberapa hari selesai melakukan operasi.
Keputusan ceroboh itu pun di bayar mahal oleh Marquez. Dengan kondisi cedera yang semakin parah dam membuatnya menghentukan aktivitas membalap selama delapan bulan.
Diperlukan tiga kali operasi untuk memperbaiki kondisi humerus kanannya. Saat ini kondisi kaka kandung dari pembalap Alex Marquez itu pun mulai membaik di mana ia sudah diizinkan melakukan latihan fisik. Dan pekan lalu ia juga sudah meluncur di atas mini bike.
Kembali menunggangi sepeda motor meski hanya mini bike, Marquez pun mengabadikan aktivitasnya di sosial media Instagramnya, dan mengaku senang dapat kembali merasakan sensasi membalap.
"Setelah delapan bulan dan doktor menyetujui di pemeriksaan terakhir, akhirnya saya merasakannya kembali (membalap) dengan motor kecil," tulis Marquez dalam unggahan di akun Instagram pribadinya. (Motorsport/OL-4)
Dengan kemenangan tersebut, Marquez berhasil mencatatkan kemenangan ketujuh secara beruntun musim ini.
Fabio Quartararo (Yamaha) gagal mengerem tepat waktu sehingga motornya meluncur tak terkendali ke arah rombongan, termasuk Marquez
Musim ini, Marc Marquez menunjukkan dominasi luar biasa dengan memenangi 9 dari 13 balapan utama dan 12 balapan terakhir secara beruntun, termasuk Sprint Race.
MARC Marquez mengaku sempat merasakan ancaman dari Fermin Aldeguer pada putaran akhir MotoGP Austria.
Pada tujuh kali balapan GP Austria sebelumnya, Marc Marquez selalu gagal finis terdepan pada balapan utama di Spielberg.
Tambahan poin penuh membuat Marc Marquez kini mengoleksi 418 poin, unggul 142 poin dari adiknya, Alex Marquez, yang berada di posisi kedua klasemen MotoGP.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved