Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM MotoGP Ducati resmi memilih Francesco Bagnaia sebagai pengganti Andrea Dovizioso untuk musim balapan 2021. Ia akan berduet dengan Jack Miller di tim pabrikan Italia tersebut.
Pembalap asal Italia yang juga merupakan juara Moto2 itu, saat ini berada di tengah musim keduanya di MotoGP berasama tim satelit Pramac Racing. Meski penampilanya di MotoGP sempat terganggu akibat cedera kaki yang membuatnya absen pada tiga balapan, namun hal itu sepertinya tidak mempengaruhi keputusan Ducati.
Baca juga: Seri Pertama Balap Moto-GP Minus Kelas Utama
Performa Bagnaia di musim ini membuatnya menjadi salah satu pembalap yang cukup menonjol sepertinya memang menjadi pertimbngan. Apalagi ia pernah mencetak podium perdananya pada MotoGP San Marino.
"Sangatlah penting untuk terus berinovasi dalam penelitian dan pengembangan dan tidak takut untuk berinovasi menjadi lebih baik," kata CEO tim Ducati Claudio Domenicali
"Itulah mengapa saya senang dengan bergabungnya pembalap muda yang berbakat, membuat kami melihat ke masa depan dengan optimisme dan keinginan untuk terus berkembang," imbuhnya.
"Dan Pecco (Bagnaia) juga Jack tahun ini telah menunjukan bahwa mereka dapat memanfaatkan potensi Desmosedici GP kami," tuturnya.
Sementara itu, Bagnaia mengaku tak percaya bahwa dirinya benar-benar dipromosikan untuk bergabung di tim utama. "Saya bahkan baru tahu keputusannya (tim Ducati) setelah laga di Sirkuit Catalunya," ungkap pembalap berumur 23 tahun itu.
Bagnaia menuturkan, dirinya memang pernah berharap untuk bisa naik ke tim utama, tapi pembalap berdarah Italia itu tak ingin memaksakan keinginannya. "Saya selalu berharap, tapi saya tak pernah meminta apapun. Saya lebih memilih menunggu dan mendapatkan promosi untuk naik ke tim utama," sebutnya.
Sempat tampil tidak maksimal pada musim ini akibat cedera kaki, Bagnaia sempat berfikir bahwa dirinya tidak akan mungkin bergabung dengan tim utama. "Semuanya berjalan dengan baik, sebelum akhirnya saya mengalami cedera, untungnya saya bisa kembali saat di Misano dan semuanya berjalan dengan sangat mudah. Saya pikir itulah salah satu alasan mengapa saya mendapatkan tempat ini," tuturnya. (Rif/Crash/Speedweek/A-1)
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved