Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Petenis Amerika Serikat (AS) Jennifer Brady memastikan satu tempat di semifinal AS Terbuka setelah menyingkirkan petenis Kazakhstan Yulia Putintseva pada Rabu (9/9).
Brady berhasil menghentikan langkah lawannya yang menjadi unggulan ke-23 hanya dalam waktu 1 jam 9 menit dengan kemenangan dua set langsung 6-3, 6-2, di Arthur Ashe Stadium, Flushing Meadows.
Brady yang membukukan semifinal Grand Slam pertamanya di AS Terbuka mengaku gugup saat menjelang pertandingan.
"Menjelang pertandingan hari ini, sejujurnya saya merasa seperti akan pipis di celana. Saya sangat gugup," ucap Brady.
Baca juga: Jennifer Brady ke Semifinal Tunggal Putri US Open 2020
Brady belum pernah kehilangan satu set pun dalam lima pertandingan yang telah dimainkan. Penampilan terbaiknya di AS terbuka sebelumnya adalah ketika dia mencapai babak 16 besar tahun 2017.
Servis Brady yang keras dan forehand yang baik terbukti menjadi kombinasi yang mematikan selama dua minggu pertandingannya.
Ia tak menunjukkan tanda-tanda melemah saat menguasai lapangan melawan Putintseva, maju ke depan untuk memimpin double break awal 4-0.
Sementara Putintseva tidak dapat menemukan ritmenya saat melawan Brady. Dia hanya dapat melakukan yang terbaik untuk memperpanjang reli untuk menjaga lawannya tetap berlari.
Dia berjuang untuk mengatasi forehand Brady yang keras di lapangan, tapi sebuah dropshot cerdas menghasilkan break point untuk petenis Kazakhstan itu hingga mempersempit jarak menjadi 4-2.
Namun, servis keras Brady kembali menyelamatkannya. Akhirnya dia berhasil menahan Putintseva dan memenangi set pertama 6-3.
Pada set kedua, Putintseva terus berjuang sampai akhirnya berhasil menyamai kedudukan 2-2. Namun, dia tidak bisa membendung permainan Brady saat petenis AS itu mengembalikan bola dengan keras untuk menghentikan empat game berikutnya secara berurutan dan menutup pertandingan 6-3, 6-2. (WTA/OL-14)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved