Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH pelatih dan atlet pelatnas maupun pelatda atletik yang dipulangkan diminta untuk beradaptasi dengan mekanisme pelatihan baru di tengah pandemi covid-19.
"Kita harus beradaptasi, dan kita berharap semoga pandemi ini lekas selesai agar bisa menyusun program latihan lanjutan," kata Direktur Pelatnas Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Mustara Musa dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (20/5).
Pandemi covid-19 yang hingga saat ini belum teratasi berdampak pada jalannya program di seluruh dunia. Akibatnya, program latihan dan kompetisi lokal pun ikut terpengaruh kondisi tersebut.
Cabang olahraga atletik yang menjadi salah satu andalan Indonesia di Oimpiade juga dipastikan tak bisa menjalankan kegiatan nasional atau mengikuti kejuaraan kualifikasi hingga akhir tahun.
"Di Jakarta saja setiap tahun ada lima sampai enam kejuaraan atletik, karena pandemi sekarang jadi berhenti. Begitu juga di tingkat internasional tidak ada kegiatan. Kita selaku pembina dan pelatih harus mencari program baru," tutur Musa yang juga menjabat Ketua Pengda PASI DKI Jakarta.
Baca juga: Kualifikasi Olimpiade Atletik Ditunda Hingga Desember
Keputusan PB PASI untuk memulangkan atlet pelatnas dan pelatda pada bulan Maret diikuti siasat agar pelatih bisa mengawasi kegiatan para atlet dan memastikan stamina mereka tetap terjaga.
Hal yang tak kalah penting juga memastikan agar semua komponen PB PASI bisa mengikuti protokol kesehatan covid-19.
"Sejauh ini dari pengawasan kami semua atlet mengikuti protokol dan belum ada atlet yang kena, latihan untuk mematuhi protokol harus menjadi perhatian. Para atlet dan pelatih harus mengutamakan kesehatan. Kalau kita sakit ya tidak bisa berlatih atau menjalankan aktivitas yang lain," ungkapnya.
Dalam webinar ini, Sekretaris Umum PB PASI Tigor M. Tanjung juga mengingatkan agar pelatih harus mengawasi secara ketat atlet yang dipulangkan.
Akibat kosongnya agenda kualifikasi Olimpiade tahun ini, atlet pelatnas yang dipulangkan hanya memiliki program latihan dan perlengkapan yang kurang maksimal.
"Kami sudah bayangkan jika nantinya pelatnas 2021 akan berjalan tidak terlalu baik kalau hanya mengandalkan model latihan seperti sekarang," ucap Tigor.
Selain adaptasi latihan dan kesehatan, PB PASI juga menekankan pentingnya faktor keamanan hingga kesehatan mental sebagai pokok perhatian dalam masa pandemi.(OL-5)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di saat poin kritis, mereka mampu meminimalisasi kesalahan sendiri dan tampil lebih taktis. Memanfaatkan celah di pertahanan lawan, Aldila/Olmos menutup set pertama dengan keunggulan 7-5.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved