Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez tidak menutup kemungkinan bergabung dengan Ducati di masa depan. Meskipun saat ini ia menegaskan masih ingin membalap bersama Repsol Honda.
Marquez sempat mendapatkan tawaran dari Ducati untuk membalap di musim 2021. Namun pembalap berjuluk Baby Alien itu menolaknya dan memilih bertahan di Honda.
Tetapi, ia tidak menutup kemungkinan hijrah ke Ducati jika ada kesempatan di masa depan. Apalagi banyak pendapat mengatakan jika Marquez harus memenangi MotoGP dengan motor lain.
Baca juga: Petronas Masih Tunggu Kabar dari Rossi
"Saya berusia 27 tahun dan memiliki kontrak baru berdurasi empat musim. Anda tidak akan pernah tahu. Saya dengar saya harus menang dengan motor lain juga, tetapi keputusan ini berdasarkan hati saya," ujar Marquez seperti dilansir Crash.
"Saya juga dihubungi Ducati yang meminta informasi. Tetapi, dari sudut pandang olahraga, Honda adalah proyek terbaik. Saat ini, saya menolak Ducati, tetapi pada masa depan, siapa tahu?" sambungnya.
Marquez menjadi pembalap Honda pertama yang diberikan kontrak berdurasi empat musim. Sebelumnya, Honda belum pernah memberikan kontrak berdurasi panjang kepada setiap pembalapnya.
Musim ini, Marquez pun berbagi tempat dengan adik kandungnya, Alex Marquez, di tim Repsol Honda. Alex dipercaya menjadi tandem sang kakak usai promosi dari kelas Moto2. (OL-1)
Pembalap Ducati Marc Marquez membuat prediksi mengejutkan terkait dengan susunan pembalap MotoGP 2027.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved