Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto, membantah pernyataan lifter putra Indonesia, Eko Yuli Irawan, yang menyebut pihaknya tidak memberikan perhatian jelang Olimpiade Tokyo 2020.
Sebelumnya, Eko menyebut Kemenpora tak mempedulikan tawaran menjadi tuan rumah Asian Weightlifting Championship, yang akan diikutinya untuk persiapan Olimpiade.
Gatot berdalih belum menerima pemberitahuan ataupun permintaan tersebut dari Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI).
“Kami belum terima. Pada dasarnya kalau ada cabang yang menggelar kejuaraan internasional butuh pendampingan dari pemerintah, kami akan diskusikan terlebih dahulu. Ada juga cabang yang menggelar kejuaraan secara mandiri,” kata Gatot kepada Media Indonesia, Jum’at (21/2).
Baca juga: Jelang Olimpiade, Eko Yuli Nilai Kemenpora Kurang Beri Perhatian
Terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyatakan dukungan terhadap cabang yang akan menggelar kejuaraan internasional.
“Oke, enggak ada masalah. Pak presiden (Joko Widodo) memerintahkan sebisa mungkin kami bisa jadi tuan rumah internasional,” ujar Zainudin.
Sementara itu, Sekjen PABBSI, Djoko Pramono, mengatakan tawaran untuk menjadi tuan rumah muncul saat rapat dengan Federasi Angkat Besi Asia (AWF). Tepatnya seusai mengikuti Kejuaraan Angkat Besi Remaja dan Asia Junior 2020 di Tashkent, Uzbekistan, pekan lalu.
“Awalnya kan Kazakhstan jadi tuan rumah, tapi menolak karena wabah virus korona. Lalu Indonesia ditawarkan jadi tuan rumah,” tutur Djoko.
Djoko mengatakan pihaknya belum memutuskan apakah bersedia atau tidak untuk menjadi tuan rumah kejuaraan yang akan digelar pada April mendatang. “Pertimbangan waktu dua bulan harus mempersiapkan itu yang kami pikirkan. Momentumnya kurang bagus, karena persiapan waktu hanya dua bulan. Jadi belum diputuskan,” kata Djoko.
Sebelumnya, Eko Yuli mengaku kecewa lantaran sampai saat ini belum ada kepastian terkait tempat penyelenggaraan ajang tersebut. Indonesia diketahui mendapat tawaran, namun tidak direspons Kemenpora.(OL-11)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Kemenpora membuka peluang domino masuk agenda olahraga nasional termasuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
TIM bulutangkis Indonesia tengah memasuki fase pematangan menuju SEA Games Thailand 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 sampai 20 Desember.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved