Jumat 14 Februari 2020, 14:15 WIB

PBSI: Kegigihan Tati Sumirah Patut Dicontoh Tim Putri Indonesia

Akmal Fauzi | Olahraga
PBSI: Kegigihan Tati Sumirah Patut Dicontoh Tim Putri Indonesia

Dok ACT
Tati Sumirah

SEKRETARIS Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto menilai sosok Tati Sumirah merupakan pejuang yang telah mendedikasikan hidupnya untuk bulu tangkis.

“Kami semua merasa kehilangan sosok pejuang yang telah memberikan sebagian besar hidupnya buat dunia bulu tangkis Indonesia,” kata Budi saat dihubungi, Jumat (14/2).

Tati meninggal pada Kamis (13/2) pukul 22.30 WIB. Salah satu pahlawan penentu kemenangan Indonesia untuk pertama kali merebut Piala Uber 1975 itu tutup usia di 68 tahun.

Budi mengatakan prestasi yang diraih Tati tentu dari kegigihannya saat berlatih dan bertanding. Menurutnya, sikap itu perlu dicontoh khususnya para tim putri Indonesia.

“Kegigihan dan perjuangannya bisa menjadi teladan bagi Para pemain putri kita khususnya,” kata Budi.

Baca juga: Tati Sumirah, Pahlawan Piala Uber 1975 Tutup Usia

Tati sempat dirawat sembilan hari di ICU RSUP Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur akibat kadar gula darah yang tinggi dan bermasalah pada paru-paru.

Berita meninggalnya Tati disampaikan keponakannya, Reza Aditya Pratama, yang terus mendampingi sejak pertama kali dirawat di rumah sakit.

"Berita duka, telah meninggal dunia Ibu Tati Sumirah pada hari ini, Kamis, 13 Februari 2020 jam 22.30. Mohon dibukakan pintu maaf segala dosa-dosanya dan semoga arwahnya husnul khatimah," tutur Reza, Jum’at (14/2).

Sejak masuk rumah sakit, Selasa (4/2), kondisi mantan pebulutangkis kelahiran Jakarta, 9 Februari 1952 ini memang kritis. Hingga berpulang, Tati dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Pemakaman akan dilakukan pada hari Jumat (14/2), setelah salat Jumat di TPU Kemiri Utan Kayu, Rawamangun, Jakarta Timur. Berangkat dari rumah duka Jl. H Djubris RT 10 RW 08 No. 52 Kalurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Kita merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Tati Sumirah. Dia tidak saja pahlawan bagi klub Tangkas, tetapi juga untuk bulutangkis Indonesia. Berkat dedikasinya, Indonesia pertama kali bisa merebut Piala Uber tahun 1975," tutur Juniarto Suhandinata, Wakil Ketua PB Tangkas Jakarta.

Menurut Juniarto, sebagai pebulutangkis, performa Tati maju pesat setelah sejak 1966 bergabung ke klub Tangkas Jakarta. Tati juga adalah seorang pemain yang gigih. Saban latihan, dia selalu ditemani sang ayah, Sugrisno.

Menurutnya, Tati sangat rajin berlatih. Bulutangkis adalah segalanya buat Tati. Puncak kariernya diukir sewaktu mempersembahkan Piala Uber ke pangkuan Ibu Pertiwi tahun 1975. Dia menjadi satu-satunya pemain tunggal putri yang mempersembahkan angka kemenangan buat tim putri Skuad Garuda.

Dalam babak final di Istora Senayan, Jakarta, 6 Juni 1975, Indonesia sukses merebut Piala Uber setelah menang 5-2 atas juara bertahan Jepang. Tati sukses menyumbangkan poin kemenangan dengan menekuk Atsuko Tokuda, 11-5, 11-2. Sementara, rekannya Theresia Widiastuti dikalahkan Hiroe Yuki, 7-11, 1-11 dan Utami Dewi dijegal Noriko Nakayama, 5-11, 3-11.

Namun, di empat partai ganda, pemain tuan rumah tampil hebat. Pasangan Regina Masli/Minarni Sudaryanto menggusur Etsuko Takenaka/Machiko Aizawa, 15-6, 6-15, 15-9. Lalu, Imelda Wigoena/Theresia Widiastuti menang atas Hiroe Yuki/Mika Ikeda, 15-4, 15-9. Berikutnya, Regina/Minarni mengatasi perlawanan Hiroe Yuki/Mika Ikeda, 15-8, 15-11, dan Imelda/Theresia menggulingkan Etsuko Takenaka/Machiko Aizawa, 17-14, 15-0.

"Semangat juang, dedikasi tanpa pamrih, dan totalitas Tati untuk kejayaan prestasi bulutangkis Indonesia layak menjadi suri teladan dan sumber inspirasi bagi para pemain bulutangkis Indonesia saat ini," tambah Juniarto. (OL-1)

Baca Juga

Antara/Humas PBSI

Nova Widianto Segera Evaluasi Penampilan Ganda Campuran Indonesia

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 21 Januari 2021, 18:05 WIB
Penampilan pasangan Indonesia juara All England 2020 Praveen/Melati dalam pertandingan Thailand Open II kurang...
Dok Kemeno Marves

Luhut Bersaing dengan Puan, Sandiaga, Prabowo Jadi Ketua Umum PASI

👤Insi Nantika 🕔Kamis 21 Januari 2021, 17:50 WIB
Selain Luhut, ada sejumlah nama lain yakni Puan Maharani, Sandiaga Uno, Erick Thohir, Prabowo Subianto, Bambang Soesatyo, serta Basuki...
CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFP

Hampir Satu Tahun Absen, Ashleigh Barty Siap Comeback

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 21 Januari 2021, 17:24 WIB
Barty akan bergabung bersama sejumlah pemain top dunia seperti Simona Halep, Naomi Osaka, hingga Serena William dalam turnamen eksibisi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya