Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meyakini Jakarta dan ibu kota negara layak menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 mendatang. Tentu saja hal itu bisa terjadi jika Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah multiajang terbesar sejagad tersebut.
"Bisa di Jakarta dan sekitarnya atau di ibu kota negara yang baru. Namun, memang hingga saat ini belum diputuskan tempatnya," ujar Zainudin kepada Media Indonesia, Rabu (25/12).
Baca juga: Tiongkok Dukung Indonesia jadi Tuan Rumah olimpiade 2032
Zainudin melihat Jakarta cocok menjadi tuan rumah karena sudah tersedia sejumlah arena bekas Asian Games 2018 lalu.
Memang dia mengaku beberapa arena di kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) cukup kesulitan mengakomodir jumlah penonton yang membludak, seperti lapangan bulu tangkis Istora.
"Kita lihat pasti bisa. Apalagi rencana nanti kita ada Ibu Kota baru, itu mungkin lebih oke lagi," tuturnya.
Zainudin memastikan segala hal yang yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade dapat segera dikerjakan dari sekarang.
Ia pun menilai Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia sudah berpengalaman untuk mengadakan multiajang.
"Saya pikir International Oympic Committee (IOC) juga akan bantu kita. Yang dekat saja kita siap, apalagi yang jauh," ujarnya.
Zainudin juga mengatakan penghitungan jarak tempuh perjalanan atlet dan ofisial peserta Olimpiade juga menjadi pertimbangan Jakarta dan ibu kota baru sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
Terkait rencana bakal dibangunnya kompleks olahraga di Ibu Kota baru, Zainudin mengaku hingga saat ini masih belum ada perbincangan lebih lanjut.
Ia masih menunggu untuk bertemu dengan Raja Sapta Oktohari selaku Ketua National Olympic Committee (NOC) untuk membicarakan kemungkinan pembangunan kompleks olahraga di Ibu Kota baru.
Sementara itu, ambisi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 bakal mendapat saingan dari Australia.
Zainudin justru semakin yakin Indonesia bisa mengalahkan para pesaingnya berkat modal pengalaman menjadi tuan rumah ajang sekaliber Asian Games dan Asian paraGames 2018.
"Modal kita lainnya adalah keindahan alam Indonesia serta keramahan masyarakat. Terkait fasilitas tentu kita siapkan. Jadi itu yang kita tawarkan kepada IOC," ujar Zainudin.
"Masih ada 2024, 2028, jadi masih ada waktu untuk kita persiapkan diri. Dari segi fasilitas juga kita tak ada masalah, kita juga sukses di Asian Games lalu," tambahnya.
Zainudin dan NOC mendorong Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 sebagaimana telah dinyatakan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo kepada Presiden IOC, Thomas Bach. (Ykb/A-3)
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved