Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SENSASI petenis remaja asal Amerika Serikat, Cori 'Coco' Gauff di ajang Wimbledon telah berakhir pada hari Senin (7/7).
Langkahnya terhenti oleh mantan petenis nomor satu dunia Simona Halep yang mengalahkannya 6-3, 6-3 di babak 16 besar.
Petenis berusia 15 tahun itu setidaknya berhadil menyelamatkan tiga match point. Namun, pengalaman memang berkata lain, Halep berhasil membuat Gauff belajar banyak dari pertandingan itu.
Baca juga : Meski Melaju ke Perempat Final, Nadal masih belum Puas
Meskipun demikian, Gauff yang memainkan pertandingan ketujuh dalam dua minggu setelah lolos kualifikasi, akan mengambil cuti sejenak usai berlaga di Inggris.
Selain itu, penampilan gemilangnya Wimbledon pun otomatis akan meningkatkan peringkat dunianya yang kini ada di peringkat 313.
Ia pun bertekad akan menjadi calon peraih gelar juara turnamen grand slam di masa depan. (AFP/OL-7)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved