Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraha (Menpora) Imam Nahrawi mengharapkan Tim Piala Sudirman Indonesia mampu mengembalikan supremasi di ajang turnamen bulu tangkis beregu campuran itu ke anah Air.
Sudah 20 tahun, kejuaraan yang mengabadikan nama tokoh bukutangkis Indonesia itu, dikuasai negara lain, Indonesia hanya sekali meraih gelar juara pada tahun 1989, yaitu saat pertama kalinya ajang ini digelar di Jakarta.
Penegasan Imam disampaikan, menanggapi mulai menurunnya prestasi nomor ganda Indonesia saat ini, belum lagi nomor tungal yang kini masih belum maksimal, baik putra maupun putri.
Namun demikian, Imam yakin Pengurus Pusat Persatuan Bukutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menyiapkan tim terbaik untuk Piala Sudirman tahun ini.
“Saya percaya PP PBSI telah menyiapkan yang terbaik untuk Piala Sudirman kali ini. Kita percayakan hal itu kepada mereka, dan Indonesia mampu meraih prestasi yang terbaik kali ini,” ujar Imam, seusai acara buka puasa bersama dengan para pegawai di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olaharaga (Kemenpora), Selasa (7/5) malam.
Baca juga : Ketika Musim Gelar Juara Tiba
Menyinggung mulai menurunnya prestasi ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Kevin/Marcus), Imam percaya, keduanya mampu banghkit kembali.
“Tentunya PP PBSI telah memikirkan hal itu, karena selain Piala Sudirman, mereka juga diandalkan untuk Olilpinade Tokyo 2020 dan Asian Games Hainan 2022 mendatang,” tandas Imam.
Sebagaimana diketahui pada ajang Piala Sudirman 2019 di Nanning, Tiongkik, 19-26 Mei mendatang, Indonesia akan berada di Grup B bersama Denmark dan Inggris.
Sementara juara bertahan Korea Selatan berada di Grup C bersama Taiwan dan Hongkong. Sedang Tuan rumah China, berada di Grup D, bersama India dan Malaysia. Sedang favorit juara Jepang, berada di Grup A bersama Thailand dan Rusia.
Melihat hasil undian tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PP PBSI Susy Susanti beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya tetap optimis Indonesia dapat lolos dari fase grup yang akan memperebutkan dua tiket.
Pihaknya telah menyaipkan strategi sebaik-baiknya agar memperbaiki hasil Piala Sudirman dua tahun lalu (Piala Sudirman 2017) yang gagal lolos dari babak grup.
PBPPBSI sendiri telah mempersiapkan para pebulutangkis yang masuk skuad Tim Piala Sudirman 2019, yang berkekuatan 12 putra dan 8 putri. Dengan 8 pelatih yang akan menopang tim ini. (OL-8)
Kemenpora mengambil sikap tegas terhadap oknum pelatih berinisial HB yang diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Erick Thohir memuji kepemimpinan Chef de Mission Reda Manthovani setelah Indonesia meraih 135 medali emas dan finis sebagai runner up ASEAN Para Games 2025.
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
BWF mengumumkan transformasi besar World Tour 2027-2030. Denmark Open naik ke level Super 1000, total 36 turnamen setahun, format baru, dan hadiah hingga USD 26,9 juta.
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional.
Hasil di Piala Sudirman 2025 bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan proses yang sudah berada dalam jalur yang benar.
Taufik Hidayat memastikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal melakukan evaluasi atas kegagalan bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Alwi Farhan menjadi salah satu nama yang diprediksi melejit setelah tampil menawan dengan menumbangkan andalan Denmark Anders Antonsen di babak grup Piala Sudirman 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved