Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Momen Libur Lebaran, Banyak Pelanggaran Merokok di Malioboro

Ardi Teristi Hardi
27/3/2026 15:16
Momen Libur Lebaran, Banyak Pelanggaran Merokok di Malioboro
Ilustrasi(MI/ARDI TERISTI)

PELANGGARAN merokok di sembarang tempat  terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Malioboro masih mendominasi saat momen libur lebaran 18-25 Maret 2026. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun telah melakukan teguran kepada para perokok tersebut. 

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat mengatakan, kebanyakan pelanggaran yang ditemukan terkait KTR Malioboro, yakni merokok tidak pada tempatnya. Pelanggaran lainnya yang banyak ditemukan terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan asongan yang muncul di Malioboro. 

Atas Pelanggaran tersebut Satpol PP Kota Yogyakarta langsung memberikan peringatan kepada pengunjung yang merokok maupun PKL dan pedagang asongan.

"Memang khusus operasi Jogobaran ini polanya adalah persuasif sehingga teguran lisan, pemberian peringatan ini yang kami kedepankan," jelas dia.

Satpol PP Kota Yogyakarta memberikan teguran lisan kepada 5 pengamen karena memasuki kawasan Malioboro. Octo menyatakan kepada para pengamen yang masuk disampaikan bahwa di Malioboro sudah ditetapkan titik-titik atraksi pengamen sehingga tidak boleh sembarangan mengamen.

"Kami berikan teguran lisan (kepada pengamen). Selanjutnya kami himbau untuk keluar dari area Malioboro," ujar Octo.S

Ia menjelaskan, posko Jogobaran di kawasan Malioboro sudah selesai pada Rabu (26/3/2026) malam. Pengamanan Malioboro selanjutnya kembali ke rekan-rekan di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (UPT PKCB) Kota Yogyakarta. 

Ia menambahkan, Satpol PP Kota Yogyakarta sifatnya membantu dukungan pengamanan di Malioboro dengan patroli."Satpol PP backup. Kami optimalisasi patroli di kawasan Malioboro, termasuk Jalan Pasar Kembang," kata Octo.

Sekretaris Satpol PP Kota Yogyakarta Heri Eko Prasetyo menjelaskan selama libur Lebaran, Satpol PP Kota Yogyakarta membentuk lima posko siaga  Jogobaran di kawasan Malioboro pada 18-25 Maret 2026. Posko tersebar di depan  eks Teras Malioboro 2, depan Kepatihan, depan Toko Terang Bulan, Bank Jogja Pasar Beringharjo dan sekitar Gereja Margomulyo. 

Personel yang terlibat dalam satu shift Jogobaran kurang lebih 115 orang dari Satpol PP, Satgas Linmas, Jogoboro,  Linmas kewilayahan maupun Jaga Warga dari tiga kemantren di seputaran kawasan Malioboro.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni menyampaikan, dalam seminggu terakhir, Malioboro dipadati 272.607 pengunjung, 19-24 Maret 2026.

Hingga Selasa, 24 Maret 2026, jumlah pengunjung masih ramai hingga mencapai 70.709 orang. Puncak kunjungan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 dengan 78.127 orang.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya