Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Arus Mudik H-7 Lebaran: Kendaraan di Jalur Pantura Cirebon Mulai Meningkat

Andhika Prasetyo
14/3/2026 10:19
Arus Mudik H-7 Lebaran: Kendaraan di Jalur Pantura Cirebon Mulai Meningkat
ilustrasi(Antara)

Arus mudik di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon, Jawa Barat, mulai mengalami peningkatan pada H-7 Lebaran atau 14 Maret 2026, meskipun kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah masih terpantau lancar.

Kepala Pos Pengamanan Kanggraksan Polres Cirebon Kota, Juntar Hutasoit, mengatakan peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak Jumat (13/3) malam. Menurutnya, dibandingkan hari biasa, jumlah kendaraan yang melintas di jalur tersebut mulai bertambah, meskipun belum menimbulkan kepadatan.

“Sejak Jumat malam dibandingkan hari-hari biasa sudah ada peningkatan. Namun arus lalu lintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah masih relatif lancar,” kata Juntar di Cirebon, Sabtu.

Didominasi Aktivitas Warga Lokal

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kendaraan saat ini belum terlalu signifikan karena sebagian besar masih didominasi oleh aktivitas masyarakat lokal di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Ia melihat mobilitas warga pada malam hari cukup tinggi, terutama karena banyak kegiatan buka puasa bersama selama bulan Ramadan.

“Kalau kami lihat dari aktivitas perusahaan di sekitar sini, banyak warga lokal yang melaksanakan buka bersama, baik dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon maupun sebaliknya,” ujarnya.

Meski arus kendaraan masih relatif lancar, kepolisian tetap melakukan pemantauan secara intensif karena jalur Pantura Cirebon merupakan salah satu rute utama kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah. Pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Kanggraksan dilakukan secara terus-menerus selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

“Pengaturan lalu lintas dilaksanakan secara kontinu selama 24 jam dengan sistem pergantian petugas,” kata Juntar.

Petugas juga ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan, khususnya di persimpangan jalan utama. Selain itu, Pos Pengamanan Kanggraksan digunakan untuk memantau arus kendaraan dari empat simpang lampu lalu lintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Cirebon, sekitar 4.000 hingga 5.000 kendaraan roda dua telah melintas di ruas arteri Kota Cirebon antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Sementara itu, seorang pemudik asal Tegal, Jawa Tengah, bernama Endin mengaku perjalanan dari Jakarta menuju kampung halamannya masih relatif lancar meskipun jumlah kendaraan mulai meningkat. Ia mengatakan sengaja berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya