Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Tiga Remaja Putri Tewas Tertabrak Kereta Api di Batang

Supardji Rasban
21/2/2026 17:09
Tiga Remaja Putri Tewas Tertabrak Kereta Api di Batang
Salah satu korban tertabrak kereta api saat dievakuasi ke RSUD Kalisari, di Kabupaten Batang.(Supardji Rasban/MI)

TIGA remaja putri tewas tertabrak kereta api atau KA Argo Merbabu saat berada di sekitar rel di wilayah Kalisari,  Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (21/2). Ketiga korban diduga tidak menyadari datangnya KA dari arah berlawanan yang melintas hampir bersamaan.

Ketiga korban yang tertabrak kereta yakni Anggita Permadani, 16; Adita Fadhiratul  Jannah, 15, dan Iswatik Sawita. Ketuganya warga RT/03 Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. 

Kecelakaan maut terjadi di jalur rel KA KM. 81, antara Stasiun Batang dan Stasiun Pekalongan. Tiga remaja perempuan yang masih berstatus pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) kelas delapan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ketua RT/03 Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Yulianto, menyampaikan ketiga korban merupakan warga RT/ 03 Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, para korban diketahui sedang beraktivitas di sekitar rel KA, diduga untuk berjalan-jalan atau mengambil gambar dan berswa foto

“Ketiga korban sedang jalan-jalan di sekitar rel. Saat satu kereta lewat, mereka mengambil gambar dari jalur rel yang berbeda tanpa  menyadari kalau ada kereta satu lagi dari arah lain. Akhirnya ketiganya tertabrak, bahkan salah satunya terseret cukup jauh,” ujar Yulianto.

Yulianto menambahkan, rumah para korban saling berdekatan dan masih dalam satu lingkungan. “Ketiganya merupakan siswi MTs NU 2 Batang dan semuanya perempuan,” jelas Yulianto.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan terjadinya insiden temperan terhadap Kereta Api Argo Merbabu relasi Semaran-Gambir yang melintas dari arah Semarang menuju ke Jakarta.

“Kami menyatakan keprihatinan dan  menyayangkan kejadian ini. KA Argo Merbabu sempat berhenti luar biasa sesaat setelah kejadian dan melakukan  pengecekan dan setelah dinyatakan aman, perjalanan dilanjutkan kembali,” ujar Luqman.

PT KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur rel KA.  

“Itu sesuai dengan Undang-Undang Perkeretaapian yang menegaskan bahwa jalur rel harus steril demi keselamatan bersama,” jelas Luqman Arif. (H-4)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya