Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Sambut Ramadan dan Idulfitri, BI Babel Siapkan Rp1,1 Triliun Uang Layak Edar

Rendy Ferdiansyah
21/2/2026 15:47
Sambut Ramadan dan Idulfitri, BI Babel Siapkan Rp1,1 Triliun Uang Layak Edar
Bank Indonesia Babel Kick Off SEMARAK Rupiah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri(MI/Rendy Ferdiansyah)

UNTUK membantu masyarakat memenuhi kebutuhan uang masyarakat, Bank Indonesia Bangka Belitung (Babel) menyiapkan uang layak Edar Rp1,1 Triliun.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Farid Tamsil, mengatakan pihaknya telah menyiapkan uang layak edar sebesar Rp1,1 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode SERAMBI Ramadhan 2026.

“Untuk Ramadhan ini, kami siapkan uang Rp1,1 triliun,." Kata Farid.

Diharapkan, dengan jumlah itu, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi melalui layanan penukaran uang SERAMBI Ramadhan 2026.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan penukaran, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR. 

"Tahun ini. BI menyiapkan layanan penukaran dengan nominal sebesar Rp5,3 juta per paket."ujarnya

Ia menyebutkan ada 87 titik penukaran disiapkan oleh BI dan perbankan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya layanan penukaran dapat diakses melalui kas keliling, kantor bank umum, serta layanan penukaran terpadu di Alun-Alun Taman Merdeka yang akan digelar pada 2–3 Maret 2026.

"Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan. Pembukaan kuota penukaran dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB dan tahap kedua pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB," tuturnya. 

Selain layanan penukaran uang, kegiatan SERAMBI 2026 juga menjadi momentum bagi Bank Indonesia untuk terus mensosialisasikan pesan Cinta Bangga Paham Rupiah kepada masyarakat. 

Edukasi ini menekankan pentingnya menjaga fisik uang Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi, serta mengenali keaslian uang melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Bank Indonesia juga mengingatkan masyarakat bahwa uang yang bersih, utuh, dan asli tetap sah digunakan meskipun tidak dalam kondisi baru.

“Selama bersih, utuh, dan asli, uang tersebut tetap layak edar dan sah digunakan. Uang tidak harus baru, yang penting nominalnya,” ucapnya. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya