Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Hadapi Ramadan dan Idul Fitri, BI Purwokerto Siapkan Uang Layak Edar Rp3,5 Triliun

Lilik Darmawan
21/2/2026 15:25
Hadapi Ramadan dan Idul Fitri, BI Purwokerto Siapkan Uang Layak Edar Rp3,5 Triliun
Warga memperlihatkan uang rupiah hasil penukaran pada Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) di halaman Masjid Suada Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (19/2/2026).(ANTARA FOTO/Akbar Tado)

MENGHADAPI Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto, Jawa Tengah menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp3,5 triliun. Alokasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat di wilayah Banyumas Raya yang mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Penyediaan uang tunai itu dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Peluncuran program dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia Purwokerto, pada Jumat (13/2).

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Kepala Perwakilan BI Purwokerto Christoveny, serta pimpinan sejumlah perbankan.

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menyampaikan dukungan atas pelaksanaan program tersebut. “Kami menyambut baik langkah Bank Indonesia dalam menjaga ketersediaan uang rupiah yang cukup dan layak edar. Upaya ini penting untuk memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar selama Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BI Purwokerto Christoveny menegaskan, SERAMBI merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas dan kelancaran sistem pembayaran. “Kami memastikan distribusi uang layak edar tersedia dalam jumlah dan pecahan yang sesuai kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Banyumas Raya,” katanya.

Pada SERAMBI 2026, layanan penukaran uang dilakukan melalui tiga skema. Pertama, penukaran di tempat ibadah dan lokasi strategis pada enam titik layanan. Kedua, penukaran melalui perbankan umum di 50 titik yang tersebar di empat kabupaten. Ketiga, layanan penukaran terpadu di GOR Satria Purwokerto bekerja sama dengan enam bank umum yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, Bank Jateng, dan Bank Woori Saudara, dengan kuota 1.000 penukar.

Penukaran dilakukan melalui pemesanan lebih dulu lewat aplikasi PINTAR. “Kami mengimbau masyarakat melakukan registrasi sesuai jadwal dan kuota yang tersedia agar proses layanan berjalan tertib dan efisien,” ujar Christoveny.

Selain penyediaan uang tunai, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat memaksimalkan transaksi nontunai menggunakan layanan BI-FAST dan QRIS. Menurutnya, kanal pembayaran digital memungkinkan transaksi lebih cepat, efisien, dan aman selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Bank Indonesia kembali mengingatkan masyarakat untuk mengenali keaslian rupiah melalui metode 3D yaitu dilihat, diraba, dan diterawang serta merawat uang dengan prinsip 5J, yakni tidak dilipat, tidak dicoret, tidak diremas, tidak distapler, dan tidak dibasahi. (H-2)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya