Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Polda Riau Kejar Pemburu Gajah Liar yang Ditemukan Tewas Ditembak di Pelalawan

Media Indonesia
08/2/2026 10:16
Polda Riau Kejar Pemburu Gajah Liar yang Ditemukan Tewas Ditembak di Pelalawan
Petugas memeriksa mayat gajah yang mati tanpa kepala di Pelalawan, Riau.(Dok BKSDA Riau)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau tengah memburu pelaku perburuan liar terhadap seekor gajah yang ditemukan mati akibat ditembak di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Satwa dilindungi tersebut diketahui mengalami luka tembak dan sebagian kepalanya terpotong.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau telah menurunkan tim khusus untuk mengungkap kasus perburuan gajah tersebut. Direktur Reskrimsus Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Ade Kuncoro, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi terkait temuan gajah mati yang ditemukan pada Selasa (3/2).

"Kita telah lakukan olah TKP di sana dan kita juga mencari saksi-saksi. Ada lima saksi yang kita periksa, termasuk hasil nekropsi dan labfor sudah diperiksa. Kita berharap perkara ini segera dapat kita ungkap dan pelakunya ditangkap," kata Ade di Pekanbaru, Jumat (6/2).

Ade menambahkan, satu tim dari Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau telah diterjunkan untuk memperkuat upaya pengungkapan kasus tersebut bersama jajaran Polres Pelalawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, gajah tersebut ditembak tepat di bagian dahi. Proyektil peluru masih ditemukan berada di dalam tengkorak yang masih tersambung dengan leher. Sementara itu, bagian depan kepala gajah meliputi dahi, mata, hidung, dan gading diketahui telah hilang.

Aparat menduga pelaku menggunakan senjata tajam untuk memotong kepala gajah guna mengambil gadingnya. Selain itu, belalai gajah ditemukan dalam kondisi terpisah dari tubuh.

Dokter Hewan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, drh Rini Deswita, mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap bangkai gajah tersebut. Menurutnya, gajah memiliki panjang tubuh sekitar 286 sentimeter dan diperkirakan berusia lebih dari 40 tahun. Satwa itu merupakan bagian dari populasi gajah di kantong habitat Tesso Tenggara.

"Gajah tersebut telah mati lebih dari 10 hari sebelum ditemukan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan data, bangkai gajah kemudian dikuburkan di lokasi," ujarnya. (Ant/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya