Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Potensi Cuaca Ekstrem, Pemantauan Debit Sungai Diintensifkan

Ardi Teristi Hardi
03/2/2026 21:39
Potensi Cuaca Ekstrem, Pemantauan Debit Sungai Diintensifkan
Ilustrasi(Antara)

STASIUN Geofisika Sleman, BMKG, mengeluarkan prospek cuaca pada 3 dan 4 Februari 2026. Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang - lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Berdasarkan prospek cuaca tersebut, pada Selasa (3/2), potensi hujan sedang bisa terjadi di wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Seman, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara. Potensi tinggi gelombang laut berkisar 1,25 - 2,5 m (kategori sedang).

Pada Rabu (4/2), potensi hujan sedang bisa terjadi di Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara. Potensi tinggi gelombang laut mencapai 1,25 - 2,5 m (kategori sedang).

Menanggapi potensi cuaca ekstrem, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Yogyakarta, Darmanto mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi sungai di wilayah Kota Yogyakarta. Debit dan ketinggian air di Sungai Gajah Wong, Sungai Code, Sungai Winongo, serta wilayah hulu di Ngentak, Sleman, dipantau secara real-time menggunakan alat telemetri.

"Hujan masih sering turun dan debit air bersifat fluktuatif akibat cuaca ekstrem,” terang Darmanto.Early Warning System (EWS), lanjut dia, akan berbunyi saat kondisi sungai mencapai ambang risiko banjir. 

Menurut dia, kondisi cuaca ekstrem belakangan ini sangat berkaitan dengan hujan yang tidak menentu, dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi secara berkala. BPBD Kota Yogyakarta terus memantau informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat adanya pembentukan awan hujan cukup tinggi di wilayah Yogyakarta.

"Potensi talud longsor di kawasan permukiman bantaran sungai juga perlu diantisipasi, khususnya jika curah hujan tinggi terjadi secara berulang,” ungkapnya. 

BPBD juga turut berpartisipasi dalam penguatan kesiapsiagaan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk penetapan status siaga bencana hidrometeorologi pada beberapa periode musim hujan sebelumnya. (AT/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya