Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

BMKG: Wilayah Yogyakarta Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem hingga Tiga Hari ke Depan

Agus Utantoro
10/3/2026 08:30
BMKG: Wilayah Yogyakarta Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem hingga Tiga Hari ke Depan
Ilustrasi(MI/Agung Wibowo)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan. Terhitung mulai Selasa hingga Kamis (10-12 Maret 2026), wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Plh. Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Sandy Purba Almubarak, mengungkapkan bahwa peringatan ini didasarkan pada hasil analisis dinamika atmosfer terkini. Salah satu pemicu utamanya adalah suhu muka laut yang cukup hangat.

"Suhu muka laut baik dalam skala harian maupun mingguan di Laut Jawa dan Samudra Hindia Selatan Jawa terpantau relatif hangat yakni 28 - 29 derajat Celsius. Kondisi ini mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer," jelas Sandy di Yogyakarta, Senin (9/3).

Penyebab Cuaca Ekstrem di DIY

Selain faktor suhu laut, Sandy menyebut adanya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa serta di daratan Australia bagian Utara. Fenomena ini menyebabkan terbentuknya konvergensi (pertemuan massa udara) di wilayah Jawa dan belokan angin.

Kondisi atmosfer tersebut sangat mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Pulau Jawa, termasuk DIY. Namun, untuk tanggal 12 Maret, profil vertikal kelembapan udara pada ketinggian 1,0 - 3,0 kilometer diperkirakan berada di angka 40% - 85%, yang sedikit mengurangi laju pertumbuhan awan hujan dibandingkan hari sebelumnya.

Prakiraan Wilayah Terdampak Hujan (10-12 Maret 2026)

Berikut adalah rincian prakiraan cuaca wilayah DIY dari BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta:

1. Selasa, 10 Maret 2026

  • Potensi Hujan Sedang: Kulon Progo bagian Utara dan Sleman (terjadi pada sore hari).
  • Potensi Hujan Dini Hari: Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Selatan.
  • Kondisi Laut: Tinggi gelombang laut berkisar 1,25 hingga 2,5 meter (Kategori Sedang).

2. Rabu, 11 Maret 2026

  • Potensi Hujan Sedang – Lebat: Meliputi wilayah Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.
  • Kondisi Laut: Tinggi gelombang laut berkisar 1,25 hingga 2,5 meter (Kategori Sedang).

3. Kamis, 12 Maret 2026

  • Potensi Hujan Ringan – Sedang: Sleman, Kulon Progo bagian Utara, serta Gunungkidul bagian Utara dan Tengah.
  • Kondisi Laut: Tinggi gelombang laut tetap di kategori sedang (1,25 - 2,5 meter).
Peringatan Dini: BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah DIY.

Masyarakat juga diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial resmi BMKG Yogyakarta. Koordinasi dengan pihak terkait kebencanaan seperti BPBD dan FPRB sangat disarankan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Seputar Cuaca DIY

1. Kapan puncak hujan lebat di DIY minggu ini?
Berdasarkan data BMKG, potensi hujan dengan intensitas lebat diprediksi terjadi pada Rabu, 11 Maret 2026, terutama di wilayah Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.

2. Apakah ada potensi gelombang tinggi di pantai selatan Yogyakarta?
Tinggi gelombang laut di pesisir selatan DIY terpantau dalam kategori sedang, yakni antara 1,25 hingga 2,5 meter selama periode 10-12 Maret 2026.

3. Wilayah mana yang paling terdampak angin kencang?
BMKG memperingatkan potensi angin kencang dapat menyertai hujan lebat di seluruh wilayah DIY, terutama saat terjadi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang signifikan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya