Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN pelayat yang memadati Pemakaman Darussalam Valley, Rimangloe, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1). Di antara mereka seorang ibu dengan mata sembab, duduk tenang di kursi yang disiapkan di sisi pusara.
Saat tiba waktunya menaburkan bunga ke liang lahat yang telah ditutupi kembali dengan tanah, air matanya tak terbendung. Taburan bunga itu menjadi tanda melepaskan untuk terakhir kalinya bagi Muh Farhan Gunawan, co-pilot ATR 42-500 Indonesia Air Transport yang menjadi korban kecelakaan pesawat di Pegunungan Bulusaraung.
Keluarga memilih memakamkannya di Gowa agar lebih mudah diakses sanak saudara, sambil mengabadikan kenangan akan Farhan sebagai pribadi yang ceria dan pantang menyerah meraih mimpinya.
Pemakaman Farhan berlangsung dengan khidmat. Lokasi ini dipilih keluarga atas pertimbangan praktis dan kebersamaan.
"Keluarga inti banyak yang sudah tinggal di Makassar. Jadi kami pilih lokasi yang paling mudah aksesnya untuk semua, terutama yang di Makassar dan luar Sulawesi," jelas Ramadan, kakak sepupu Farhan.
Ramadan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim SAR gabungan dan DVI Polda Sulsel yang telah melakukan pencarian dan evakuasi di medan yang sulit. "Kami sangat mengapresiasi seluruh tim yang terlibat," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ramadan mengenang kepribadian Farhan yang meninggal dalam usia 25. "Farhan itu ceria, penuh semangat, dan berani mengejar mimpi sampai akhirnya jadi pilot. Dia juga dikenal sebagai orang yang penyayang kepada keluarga," kenangnya.
Farhan telah bekerja sebagai co-pilot di Indonesia Air Transport selama sekitar tiga tahun. Menurut Direktur Utama PT IAT, Adi Tri Wibowo, yang hadir dalam pemakaman, Farhan adalah bagian dari kru terbaik maskapai. Ia turut berduka dan menyebut semua korban meninggal dalam kondisi syahid. "Pilot kami dididik oleh instruktur terbaik," ujarnya.
Dalam sambutannya, Kakek Farhan, Nur Husain, mewakili keluarga menyampaikan penerimaan atas takdir ini. "Kami dengan tulus dan ikhlas menerima cobaan ini. Ini semua kehendak Allah," ujarnya.
Meski berharap Farhan selamat, keluarga mengembalikan segala sesuatunya kepada ketentuan Yang Maha Kuasa.
Sang kakek juga mengingat satu sifat khas Farhan yang paling diingat keluarga. "Dia cuma banyak melempar senyum. Itulah yang membuat kami merasa teriris," katanya dengan haru.
Ia memohon maaf atas segala kekhilafan almarhum dan meminta doa dari seluruh yang hadir agar perjalanan Farhan di alam selanjutnya dilancarkan.
Prosesi pemakaman ditutup dengan doa bersama.
Farhan merupakan salah satu dari 10 orang yang ada di dalam pesawat ATR 42-500 yang nahas pada 17 Januari 2026 lalu, jatuh di pegunungan Bulusaraung. Yang seluruh penumpangnya dinyatakan meninggal dunia.
Selain Farhan, hari ini, korban lainnya juga di makamkan di lokasi yang berbeda-beda. Ada di Klaten, Karang Anyar, Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Bogor. (LN/E-4)
Pendaki sekaligus relawan kemanusiaan, Agam Rinjani, terpantau sudah berada di Posko Advanced Jungle Unit (AJU) Desa Tompo Bulu untuk membantu proses evakuasi di medan terjal.
SETELAH hari keenam pencarian intensif, Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua black box pesawat ATR 42-500 PK-THT yang jatuh di Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.
OPERASI pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1) memasuki hari keenam.
Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya berhasil diidentifikasi sebagai Deden Maulana, seorang laki-laki penumpang pesawat nahas tersebut.
MEMASUKI hari kelima operasi pencarian, Tim SAR berhasil menemukan korban ketiga jatuhnya pesawat ATR 42-500.
Pendaki sekaligus relawan kemanusiaan, Agam Rinjani, terpantau sudah berada di Posko Advanced Jungle Unit (AJU) Desa Tompo Bulu untuk membantu proses evakuasi di medan terjal.
OPERASI pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1) memasuki hari keenam.
MEMASUKI hari kelima operasi pencarian, Tim SAR berhasil menemukan korban ketiga jatuhnya pesawat ATR 42-500.
PROSES identifikasi dua jenazah yang ditemukan di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan menghadapi sejumlah kendala teknis.
TRAGEDI jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung menyisakan duka yang sangat mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved