Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1) memasuki hari keenam. Tim SAR gabungan kembali menemukan enam jenazah diduga korban jatuhnya pesawat.
Menurut Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, laporan penemuan tersebut diterima dari tim Elang 1 hingga Elang 5 pada pukul 09.30 Wita. Hingga pukul 10.46 Wita, total enam jenazah berhasil ditemukan di lokasi pencarian.
"Keenamnya ditemukan dengan posisi tersebar dalam radius sekitar 50 meter dari titik penemuan pertama, dengan jarak kurang lebih 250 meter dari puncak," ujar Dody di Posko Terdepan (AJU), Desa Tompobulu, Kamis (22/1).
Posisi enam jenazah tersebut berada di bagian selatan dari lokasi penemuan jenazah pertama, dengan jarak sekitar 100 meter ke bawah jurang.
Saat ini, tim gabungan masih terus menyisir sisi-sisi lain di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.
Untuk proses selanjutnya, enam jenazah yang telah ditemukan direncanakan akan langsung dievakuasi. Evakuasi akan dilakukan oleh tim vertical rescue Basarnas yang telah disiagakan dari puncak Gunung Bulusaraung.
"Kita doakan bersama proses evakuasi ini bisa berjalan lancar, sehingga seluruh jenazah dapat diangkat menuju puncak, kemudian dievakuasi ke posko untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara," jelasnya.
Hanya saja, pihak Basarnas sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), belum menyerahkan temuan tersebut ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) sehingga belum bisa dipastikan korban tersebut adalah jenazah utuh atau hanya bagian tubuh, seperti pada jenazah tiga. (LN/E-4)
PROSES identifikasi dua jenazah yang ditemukan di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan menghadapi sejumlah kendala teknis.
TIM Disaster Victim Identification (DVI) gabungan berhasil mengidentifikasi jenazah pertama dari kecelakaan pesawat melalui metode sidik jari.
DI tengah medan ekstrem berupa lembah curam dan tebing terjal, tim SAR gabungan kembali membuktikan ketangguhannya.
TIM SAR gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
PULUHAN pelayat yang memadati Pemakaman Darussalam Valley, Rimangloe, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1).
Pendaki sekaligus relawan kemanusiaan, Agam Rinjani, terpantau sudah berada di Posko Advanced Jungle Unit (AJU) Desa Tompo Bulu untuk membantu proses evakuasi di medan terjal.
MEMASUKI hari kelima operasi pencarian, Tim SAR berhasil menemukan korban ketiga jatuhnya pesawat ATR 42-500.
PROSES identifikasi dua jenazah yang ditemukan di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan menghadapi sejumlah kendala teknis.
TRAGEDI jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung menyisakan duka yang sangat mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved