Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Tim DVI Rampungkan Pengumpulan Data Ante Mortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500

Lina Herlina
20/1/2026 15:39
Tim DVI Rampungkan Pengumpulan Data Ante Mortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan usai menemui keluarga pegawai KKP di Greeters Meeters Bandara Internasional Hasanuddin, Selasa (20/1).(MI/Lina Herlina)

PROSES identifikasi terhadap korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) kini memasuki babak krusial. Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengumpulkan data ante mortem dari seluruh keluarga korban, termasuk tiga keluarga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah berkumpul di Makassar, Selasa (20/1).

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, menyampaikan hal tersebut usai menemui pihak keluarga di Greeters Meeters Bandara Internasional Hasanuddin. 

Didit memastikan bahwa pendampingan penuh diberikan kepada keluarga dari Ferry Irawan (Analis Kapal Pengawas), Deden Mulyana (Pengelola Barang Milik Negara), dan Yoga Naufal (Operator Foto Udara).

"Untuk pelaksanaan kegiatan pendampingan, engga ada yang lolos dari satu pun. Jadi setiap orang, setiap keluarga didampingin semua," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto, menjelaskan bahwa rampungnya pengambilan data ante mortem (data fisik korban sebelum meninggal) merupakan fase awal. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan post mortem yang baru bisa dilaksanakan setelah adanya penyerahan jenazah dari tim Basarnas.

"Tes post mortem ini bisa kita lakukan setelah nanti adanya penyerahan dari tim pencari yang akan dipimpin di Basarnas. Penyerahan baik itu berupa jasad korban, tubuh korban atau barang-barang yang lainnya," ujar Didik.

Jika evakuasi jasad telah tiba, tim DVI akan melakukan proses pencocokan atau rekonsiliasi antara data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem dari jenazah. Hasil pencocokan inilah yang nantinya akan menyimpulkan identitas resmi para korban secara akurat.

Dukungan Evakuasi

Meski diselimuti suasana duka, Wamen KKP Didit Herdiawan menyatakan tetap mendukung penuh operasi SAR yang dilakukan tim gabungan di lapangan. Ia berharap proses evakuasi pesawat IAT yang disewa KKP tersebut dapat berjalan cepat dan lancar.

"Terus untuk pelaksanaan kegiatan evakuasi dilaksanakan tetap," katanya. Didit menambahkan, "Kami prihatin atas kejadian ini dan berharap proses ini cepat dilakukan." (LN/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya