Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 masih terus dilakukan. Hari ini, Tim Search and Rescue (SAR) Universitas Hasanuddin (Unhas) ikut turun tangan dan terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan insiden pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) tersebut.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof drg Muhammad Ruslin di Makassar, Senin, (19/1) menyampaikan dukungan penuh kepada Tim SAR Unhas yang bertugas di lapangan membantu pencarian korban pesawat ATR 42-500.
"Kami memberikan dukungan penuh kepada Tim SAR Unhas yang sejak awal telah terlibat langsung dalam operasi pencarian. Ini adalah wujud nyata kepedulian Universitas Hasanuddin terhadap misi kemanusiaan,”
ujarnya.
Hingga Senin, (19/1) siang, operasi SAR pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh kawasan Gunung Bulusaraung di masih terus berlangsung. Upaya tersebut menjadi berat karena kondisi medan terjal dan cuaca yang tak menentu.
Tim gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat ATR 42-500 di lokasi yang sulit dijangkau dan mengevakuasi satu korban, sementara pencarian terhadap korban lainnya terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan seluruh personel di lapangan.
Untuk memudahkan upaya pencarian korban pesawat ATR 42-500, BMKG juga melakukan operasi modifikasi cuaca. Pencarian juga dilakukan dengan melibatkan kolaborasi multi sektor yang terdiri atas Basarnas sebagai koordinator, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, BMKG, AirNav, relawan, komunitas pendaki, serta perguruan tinggi, termasuk Universitas Hasanuddin.
Seperti diketahui, Pesawat ATR 42-500 melakukan penerbangan dari Yogyakarta dengan tujuan Makassar, tetapi kemudian hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Pesawat tersebut pertama dilaporkam hilang kontak pukul 13.17 WITA. (Ant/H-3)
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
TIM SAR gabungan berhasil menyelesaikan tahap evakuasi dengan membawa tujuh kantong jenazah korban pesawat ATR 42-500 terakhir menggunakan helikopter
TIM DVI Biddokes Polda Sulsel berhasil mengungkapkan identitas jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yakni Esther Aprilita Sianipar, peramugari maskapai.
OPERASI pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1) memasuki hari keenam.
Tim DVI fokus pada identifikasi korban ketiga pesawat ATR 42-500 yang baru diterima dari tim pencari dan evakuasi (SAR), yang ternyata hanya bagian tubuh saja.
Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya berhasil diidentifikasi sebagai Deden Maulana, seorang laki-laki penumpang pesawat nahas tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono usai sang menteri pingsan.
Sosok Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikenang rekan-rekannya sebagai figur senior.
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
Sebanyak 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tiga di antaranya telah berhasil dipulangkan kepada keluarga dan seluruh korban dipastikan akan dapat asiramsi.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
TIM SAR gabungan berhasil menyelesaikan tahap evakuasi dengan membawa tujuh kantong jenazah korban pesawat ATR 42-500 terakhir menggunakan helikopter
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved