Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tim SAR Unhas Turun Tangan Lakukan Upaya Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Putri Rosmalia Octaviyani
19/1/2026 16:21
Tim SAR Unhas Turun Tangan Lakukan Upaya Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Puing-puing pesawat ATR 42-500, yang jatuh di Gunung Bulusaraung Sulawesi Selatan.(Dok. Antara)

UPAYA pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 masih terus dilakukan. Hari ini, Tim Search and Rescue (SAR) Universitas Hasanuddin (Unhas) ikut turun tangan dan terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan insiden pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof drg Muhammad Ruslin di Makassar, Senin, (19/1) menyampaikan dukungan penuh kepada Tim SAR Unhas yang bertugas di lapangan membantu pencarian korban pesawat ATR 42-500.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada Tim SAR Unhas yang sejak awal telah terlibat langsung dalam operasi pencarian. Ini adalah wujud nyata kepedulian Universitas Hasanuddin terhadap misi kemanusiaan,”
ujarnya.

Hingga Senin, (19/1) siang, operasi SAR pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh kawasan Gunung Bulusaraung di masih terus berlangsung. Upaya tersebut menjadi berat karena kondisi medan terjal dan cuaca yang tak menentu. 

Tim gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat ATR 42-500 di lokasi yang sulit dijangkau dan mengevakuasi satu korban, sementara pencarian terhadap korban lainnya terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan seluruh personel di lapangan.

Untuk memudahkan upaya pencarian korban pesawat ATR 42-500, BMKG juga melakukan operasi modifikasi cuaca. Pencarian juga dilakukan dengan melibatkan kolaborasi multi sektor yang terdiri atas Basarnas sebagai koordinator, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, BMKG, AirNav, relawan, komunitas pendaki, serta perguruan tinggi, termasuk Universitas Hasanuddin. 

Seperti diketahui, Pesawat ATR 42-500 melakukan penerbangan dari Yogyakarta dengan tujuan Makassar, tetapi kemudian hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Pesawat tersebut pertama dilaporkam hilang kontak pukul 13.17 WITA. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik