Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) untuk korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan terjal Gunung Bulusaraung masih terkendala medan ekstrem dan cuaca buruk. Dua korban telah ditemukan, tapi tim gabungan Basarnas belum berhasil mengevakuasi mereka ke posko kesehatan.
Kepala Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam keterangan persnya, Senin (19/1) menjelaskan bahwa kedua korban ditemukan pada kedalaman yang berbeda di lereng yang sama.
Korban pertama yang ditemukan kemarin Minggu (18/1) berada di kedalaman sekitar 200 meter dari puncak, sementara korban kedua ditemukan lebih dalam lagi, sekitar 500 meter dari puncak.
"Lokasi kejadian berada dalam kondisi tebing yang sangat terjal, curam, hampir tegak lurus di 90 derajat. Dengan kondisi di situ sebagian besar memang bebatuan. Kondisi ini membuat pendekatan darat sangat sulit dan berbahaya bagi para rescuer," jelas Syafii.
Rencana awal untuk mengevakuasi korban dengan helikopter yang hanya membutuhkan waktu tempuh kurang dari 10 menit dari pos pangkalan, terpaksa tertunda karena cuaca buruk. Awan tebal dan visibilitas rendah di sekitar puncak gunung membuat operasi udara tidak mungkin dilakukan untuk sementara.
"Kita sudah berkomunikasi baik dengan BMKG maupun BNPB untuk bisa dibantu dengan operasi modifikasi cuaca. Mudah-mudahan dengan kondisi cuaca yang lebih baik kita prioritaskan akan melaksanakan evakuasi dengan udara," tambah Syafii.
Tim menunggu momen yang tepat untuk menerbangkan helikopter guna mengangkat korban dari lokasi yang sulit dijangkau. Dengan demikian, masih ada delapan korban lagi dalam pencarian.
Sambil menunggu cuaca membaik, unsur darat yang terdiri dari lebih dari 1.200 personel gabungan terus berupaya mendekati lokasi korban dengan berjalan kaki melalui jalur pendakian. Basarnas juga telah melibatkan masyarakat lokal yang mengetahui medan untuk memandu tim.
"Korban sudah bersama rescuer. Artinya korban tidak sendiri, rescuer sudah menjaga mereka. Kita menunggu tim rescuer darat untuk bisa mendekat," ujar Syafii, menegaskan bahwa korban yang telah ditemukan tidak ditinggalkan.
Syafii menegaskan bahwa fokus utama operasi saat ini masih pada pemanfaatan golden time (waktu emas) untuk menemukan dan mengevakuasi korban lain yang mungkin masih selamat.
Area pencarian telah dibagi menjadi empat sektor setelah ditemukannya serpihan tubuh (body part) dan puing pesawat yang tersebar di beberapa titik.
"Kita semua berharap bahwa operasi yang kita laksanakan bisa segera menemukan dan juga mengevakuasi korban dan harapan kita dalam kondisi selamat," pungkasnya, sembari meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar seluruh korban dapat ditemukan. (H-3)
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
TIM SAR gabungan berhasil menyelesaikan tahap evakuasi dengan membawa tujuh kantong jenazah korban pesawat ATR 42-500 terakhir menggunakan helikopter
TIM DVI Biddokes Polda Sulsel berhasil mengungkapkan identitas jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yakni Esther Aprilita Sianipar, peramugari maskapai.
OPERASI pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1) memasuki hari keenam.
Tim DVI fokus pada identifikasi korban ketiga pesawat ATR 42-500 yang baru diterima dari tim pencari dan evakuasi (SAR), yang ternyata hanya bagian tubuh saja.
Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya berhasil diidentifikasi sebagai Deden Maulana, seorang laki-laki penumpang pesawat nahas tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono usai sang menteri pingsan.
Sosok Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikenang rekan-rekannya sebagai figur senior.
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
Sebanyak 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tiga di antaranya telah berhasil dipulangkan kepada keluarga dan seluruh korban dipastikan akan dapat asiramsi.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
TIM SAR gabungan berhasil menyelesaikan tahap evakuasi dengan membawa tujuh kantong jenazah korban pesawat ATR 42-500 terakhir menggunakan helikopter
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved